staradio5G – Teman Tangerang, penataan ulang Kali Angke terus dipercepat selaku bagian dari solusi penyelesaian banjir di Kota Tangerang serta sekitarnya. Berdasarkan hasil pengawasan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yaitu (PUPR) bersama Wali Kota Tangerang Sachrudin, pekerjaan penataan ulang yang tengah berjalan ditargetkan selesai di Desember 2026, Jumat (30/10). Menteri PUPR Dody Hanggodo menerangkan, penataan ulang sedang dilakukan bersama yang melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai yakni (BBWS) Ciliwung-Cisadane, Pemprov Banten, dan sebagian pemerintah daerah pada bantaran Kali Angke. Penataan ulang bakal termasuk penyelesaian penumpukan lumpur beserta penyempitan yang menjadi penyebab utama banjir setiap musim hujan tiba, Minggu (01/11/26).
“Saya tadi terjun langsung melihat sendiri permasalahan yang menjadi penyebab banjir di wilayah bantaran Kali Angke. Ada masalah pendangkalan sampai penyempitan yang sedang ditangani melalui normalisasi dengan melibatkan peran pemeritah daerah,” ujar Dody selepas agenda Susur Sungai di sepanjang 3,5 kilometer aliran Kali Angke (Pondok Bahar-Bendungan Polor), Jumat (30/10/26).
Kemudian, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan, penataan ulang Kali Angke sudah menunjukkan perkembangan yang cukup besar. Tahapan pembebasan lahan pada wilayah Kecamatan Karang Tengah dengan mendukung pelebaran Daerah Aliran Sungai yakni (DAS) Kali Angke sudah mencapai 33 persen.
“Kami terus berkerja maksimal sesuai dengan kewenanganan dalam upaya bersama normalisasi Kali Angke. Sejauh ini, kami sudah melakukan pembebasan lahan untuk kepentingan pelebaran sungai yang ditargetkan bisa dilakukan di sepanjang 600 meter berada di wilayah Kelurahan Pedurenan Karang Tengah,” tambah Sachrudin.
Pada akhirnya, kerja sama pemerintah pusat serta daerah dengan menata ulang Kali Angke diinginkan bisa berjalan lancer sesuai dalam target yang ditentukan, sehingga dampak manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara langsung.
Sumber: tangerangkota.go.id




