staradio5G – Teman Tangerang, Organisasi Kerja Sama Islam yaitu OKI mengecam kiriman drone kelompok Houthi yang diarahkan ke kota suci umat Islam, Makkah. OKI mengecam tindakan tersebut selaku serangan keji, Rabu (16/09/26).
“Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam serangan keji yang dilakukan oleh kelompok Houthi terhadap kota Makkah dan wilayah Madinah, serta agresi berkelanjutan mereka terhadap Kerajaan Arab Saudi,” demikian pernyataan OKI melalui akun X-nya, dilansir AFP, Rabu (16/9/2026).
Demikian serangan drone Houthi ke wilayah Makkah ini terjadi pada Selasa (15/09) pukul 18.50 waktu setempat. Serangan itu sukses dicegat dari sistem pertahanan udara Saudi. Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Malki mengungkapkan, drone berhasil dicegat sebelum memasuki wilayah udara terlarang serta puing-puingnya jatuh pada sebelah selatan kota tersebut. OKI menilai serangan ini sudah menimbulkan ketakutan dari warga sipil serta melanggar kesucian Makkah dan Madinah. OKI menganggap serangan ke Makkah sudah memancing emosi oleh umat Islam dunia.
“Serangan-serangan ini menimbulkan ketakutan di kalangan warga sipil tak berdosa, melanggar kesucian tempat-tempat suci dan masjid, serta memancing sentimen umat Islam di seluruh dunia. Sekretariat Jenderal menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh milisi teroris Houthi terhadap tempat-tempat suci, masjid, dan infrastruktur sipil merupakan aksi terorisme yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam serta norma, prinsip, dan hukum internasional,” ujar pernyataan itu.
Kemudian, OKI menekankan, pelanggaran kepada kesucian tempat-tempat suci menjadi tindakan yang tak bisa diterima. OKI mengungkapkan solidaritas penuh kepada Arab Saudi.
“Sekretariat Jenderal menyatakan solidaritas penuh terhadap Kerajaan Arab Saudi dan dukungannya atas segala langkah yang diambil oleh Kerajaan untuk menangkal pihak agresor, menjaga kesucian tempat-tempat suci dan keselamatan umat Islam, serta melindungi keamanan dan kedaulatannya,” ujar OKI.
Secara keseluruhan, seorang pejabat Houthi membantah laporan koalisi Saudi yang mengungkapkan, sudah menembak jatuh sebuah pesawat nirawak atau drone yang mengarah ke Makkah. Mereka sebut hal tersebut selaku kebohongan.
“Klaim mengenai penargetan Makkah adalah kebohongan usang yang pernah digunakan sebelumnya dan tidak lagi dapat memperdaya siapa pun,” tulis Hazem al-Assad dari biro politik Houthi di X.
Sumber: news.detik.com




