Masyarakat protes soal juru parkir liar pungut mahal biaya di kawasan kuliner Pasar Lama Kota Tangerang

staradio5G – Teman Tangerang, masyarakat protes soal juru parkir liar getok biaya mahal pada kawasan kuliner Pasar Lama, Kota Tangerang. Salah satu pengunjung, Rizki menyatakan, biaya parkir liar Pasar Lama berbeda, pagi Rp 2.000 serta malam Rp 5.000 bagi kendaraan motor, Rabu (26/08/26).

“Anak saya bilang kalau malam pas banyak kuliner itu suka ada tukang parkir pasang harga Rp 5.000 buat motor,” kata Rizki kepada Kompas.com, Rabu (26/8/2026).

Demikian pengunjung lainnya, Faridha menilai tarif Rp 5.000 ini cukup memberatkan untuk kalangan ibu-ibu.

“Ya kalau kemahalan juga kita yang ibu-ibu perhitungan agak sayang. Rp 5.000 bisa buat beli kangkung,” kata dia.

Juga dengan Sopian protes soal besaran biaya parkir mobil melebihi batas wajar. Dia menginginkan juru parkir tak mewajibkan tarif tinggi hanya karena pengunjung membawa kendaraan roda empat.

“Jangan mentang-mentang orang bawa mobil itu dianggap orang punya, parkirnya jadi mahal juga,” kata Sopian.

Secara keseluruhan, berdasarkan penglihatan Kompas.com pada sepanjang Jalan Kisamaun sampai area depan Pasar Lama Kota Tangerang, keberadaan juru parkir liar memang meluas. Tapi juru parkir liar di lapangan tak menyediakan pengendara dalam karcis resmi. Sebagian pengunjung menerangkan, tata cara biaya parkir pada kawasan ini seringkali berubah bergantung di waktu kunjungan. Selain itu parkir liar Pasar Lama viral di media sosial, dengan unggahan akun Threads @ismanfadil mempertanyakan kebenaran mahalnya biaya parkir sampai akibatnya kepada kelangsungan usaha para pedagang setempat.

“Apa benar parkir di Pasar Lama Tangerang semakin mahal dan beberapa pedagang menutup kiosnya?” tulisnya, Selasa (25/8/2026).

Sumber: megapolitan.kompas.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *