BPBD Kota Tangerang tambah kandungan teepol guna mengurangi oksigen pada pemadaman api yang berlangsung di pabrik karet PT Murni Karetindo Lestari

Teman Tangerang – Badan Penanggungan Bencana Daerah Kota Tangerang bergerak cepat memaksimalkan pemadaman kebakaran pada salah satu pabrik karet, PT Murni Karetindo Lestari di Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (22/06/26).

Kemudian, Kepala BPBD Kota Tangerang Mahdiar menerangkan, BPBD Kota Tangerang sudah menyiapkan siasat penanganan khusus dalam menjamin pemadaman kebakaran pabrik karet itu bisa dituntaskan pada hari ini.

Demikian BPBD Kota Tangerang sudah menambahkan kandungan teepol dengan menjamin efektivitas pemadaman mampu berjalan lebih cepat karena sanggup menghasilkan busa dalam mengikat oksigen secara lebih maksimal.

“Saya baru saja dari lokasi kebakaran untuk memantau langsung kondisi terkini di lapangan, bahan pabrik yang terbakar memang dalam jumlah cukup banyak yang agak sulit dipadamkan dalam waktu cepat. Oleh karenanya, kami tadi mencari opsi lain dengan menambahkan kandungan teepol selain air untuk memastikan efektivitas penanganan bisa berjalan lebih cepat dari perkiraan,” ujar Mahdiar, Senin (22/6/26).

Selanjutnya, Mahdiar menyatakan, BPBD Kota Tangerang juga menjamin pasokan air dalam pemadaman dengan kondisi aman serta cukup. Beberapa armada pengangkut air dari BPBD Kota Tangerang, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang serta Perumda Tirta Benteng sudah disiapkan pada sekitar lokasi kebakaran.

“Kami terus bergerak untuk memastikan suplai air yang dibutuhkan tidak ada lagi hambatan, posisi suplai air sekarang sudah aman meski pada pagi tadi proses penanganan sempat terganggu karena sumber air dari perusahaan mulai agak kering,” tambahnya.

Pada akhirnya, BPBD Kota Tangerang sudah membatasi lokasi kebakaran dengan menjamin tak merambat ke kawasan pemukiman yang berada pada sekitar lokasi kebakaran.

”Proses pemadaman masih berlangsung, ada sekitar 90 personel yang diterjunkan ke lokasi kebakaran. Semoga bisa berjalan lancar dan diusahakan bisa tuntas pada hari ini karena asap pekat yang ditimbulkan dapat menganggu masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Sumber: tangerangkota.go.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *