Polda Metro Jaya menahan 65 orang pada aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 dua di antaranya ditahan

staradio5G – Teman Tangerang, Polda Metro Jaya menahan 65 orang yang diduga bakal memanfaatkan aksi demonstrasi Kamis (27/08/26). Dua di antaranya sudah ditahan dari kepolisian.

“Ada beberapa upaya dan tindakan preventive strike dan preventive education yang diterapkan oleh Polda Metro Jaya. Dari rangkaian ini, ada 65 orang yang sudah diamankan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Siber Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Kemudian, Budi menerangkan, 63 orang diamankan dari jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Sedangkan dua orang lainnya diamankan dari tim Direktorat Tindak Pidana Siber Polda Metro Jaya. Dua orang sudah ditetapkan selaku tersangka serta dijalankan penahanan. Polisi masih menjalankan pendalaman kepada 63 orang lainnya yang telah diamankan.

“Total 65 (diamankan), 63 orang yang diamankan Direktorat Kriminal Umum dan 2 orang Direktorat Siber, yang 2 oleh Direktorat Siber sudah dilakukan penahanan yaitu inisial R dan Z,” jelas Budi.

Selanjutnya, Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan, para pihak yang diamankan itu tidak berasal dari peserta aksi demo Kamis (27/08). Mereka diduga pihak yang ingin memanfaatkan demo dengan berbuat kerusuhan. Iman menyatakan, puluhan orang itu mayoritas berasal dari luar daerah. Mereka diamankan pada wilayah Jakarta Timur.

“Mereka kami amankan di wilayah Jakarta Timur dan asalnya dari beberapa wilayah ada yang berasal dari Bogor, Bekasi, Depok, Tangerang, Bandung, dan berkumpul dalam satu tempat,” ujar Iman.

Selain itu, Iman menyampaikan, puluhan orang ini juga sudah diamankan sedari beberapa hari lalu. Rencana penunggangan para pelaku ketahuan dari petugas sampai dijalankan penangkapan. Iman menegaskan, para pelaku sudah menyusun rencana penyelundupan di demo Kamis (27/08) sedari jauh-jauh hari. Pelaku, kata Iman, mengumpulkan donasi selaku modal dengan berbuat rusuh di demo hari ini.

“Bahwa proses ini mereka mempersiapkan cukup lama baik itu dari proses konsolidasinya, proses pembangunan narasi dan pengumpulan donasi kemudian bagaimana mempersiapkan ini semua. Dan sebagaimana tadi dipertanyakan yang ada di hadapan kita (barang bukti) terlihat baru atau baru itu adalah salah satu upaya yang dilakukan mereka untuk mempersiapkan rencana penunggangan terhadap aksi yang terjadi hari ini,” tutur Iman.

Pada akhirnya, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu yaitu AMPB, Kamis (27/08) mengadakan unjuk rasa di depan gedung DPR. Salah satu tuntutan mereka adalah pengesahan RUU Perampasan Aset. Aktivis AMPB Supriyono alias Botok bersama sebagian rekannya sekarang juga sudah diterima dari DPR. Mereka duduk di balkon ruang rapat paripurna. Pantauan detikcom pada gedung DPR, Senayan, Jakarta, Botok terlihat menaiki ruang rapat paripurna sekitar pukul 10.05 WIB. Dia terlihat mengenakan kaus serta topi berwarna hitam.

Sumber: news.detik.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *