StarRadio5G – Teman Tangerang Pihak kepolisian menjalankan pemeriksaan kejiwaan kepada pria berinisial KM yang menjalankan penusukan secara acak pada sebagian korban pada kawasan Cibodas, Kota Tangerang. Di saat dimintai keterangan oleh penyidik, kondisi psikologi (kejiwaan) pelaku terlihat tak stabil, Rabu (15/07/26).
“Baru keterangan dari pihak keluarga sama korban. Kemarin itu yang bersangkutan sempat kita coba untuk dimintai keterangan, cuma karena memang kondisinya enggak stabil, ya begitu,” kata Kapolsek Jatiuwung Kompol Kresna Ajie Perkasa, Rabu (15/7/2026).
Demikian terhadap polisi, pihak keluarga membeberkan bahwa pelaku telah enam tahun terakhir sulit diajak berkomunikasi. Maka karena itu, polisi memutuskan membawa pelaku dengan menjalani pemeriksaan kejiwaan.
“Kondisinya enggak stabil. Terus ada keterangan dari keluarga juga yang bilang kalau selama enam tahun ini yang bersangkutan sulit diajak komunikasi. Akhirnya penahanannya kita bantarkan ke Rumah Sakit Polri untuk diobservasi,” bebernya.
Juga pihak keluarga menyatakan alasan mengapa pelaku sering membawa senjata tajam jenis pisau di setiap kali bepergian. Menurut keluarga, pelaku terus merasa cemas atau ketakutan yang berlebihan ketika tak sengaja bertatapan mata ke orang lain.
“Jadi memang yang bersangkutan itu kalau keluar rumah naik motor, dia pasti bawa pisau di tangan kiri. Informasi yang kita dapat, dia selalu merasa terancam. Kalau melihat orang dan ada kontak mata, dia langsung merasa seperti terancam,” jelas Ajie.
Kemudian, sebelumnya diberitakan, pihak kepolisian masih mendalami alasan KM. Pelaku sekarang masih berada di bawah pengawasan medis khusus.
“Kalau untuk motifnya, masih kita cari tahu. Iya, masih kita dalami dan kita juga menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit seperti apa,” kata Ajie.
Pada akhirnya, polisi masih menunggu hasil rekam medis resmi oleh tim dokter kejiwaan.
“Nah, ini kita masih menunggu dari dokter, putusan dari medis itu apa jawabannya. Cuma kalau untuk status pelaku, sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Karena sudah tersangka, makanya statusnya kita bantarkan ke rumah sakit,” pungkasnya.
Sumber: news.detik.com




