staradio5G – Teman Tangerang, Menteri Sekretariat Negara Indonesia Prasetyo Hadi menyatakan, empat perusahaan tengah untuk tahapan pemeriksaan terkait kebakaran hutan serta lahan pada Kalimantan Barat, Sabtu (28/08/26).
“Yang tadi dilaporkan ada empat korporasi yang sedang dalam proses penyelidikan,” ujar Prasetyo saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan karhutla di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8).
Kemudian, Prasetyo mengungkapkan, bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah bakal mencabut izin perusahaan ataupun individu terkait.
“Dalam dua rapat koordinasi tadi terjadi salah satu penekanan dari Bapak Presiden dan kita semua bahwa bilamana ditemukan ada tindak pidana yang memang melanggar dan menyebabkan terjadinya kebakaran, itu harus ditindak. Baik perorangan maupun korporasi korporasi maupun individu-individu atau siapa pun yang memberikan arahan atau perintah untuk melakukan pembakaran atau melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar,” terangnya.
Selanjutnya, Prasetyo menekankan, untuk rapat kerja sama, Prabowo memutuskan dengan menambah peralatan yang diperlukan bagi penanganan karhutla (kebakaran hutan dan lahan), termasuk pengiriman mobil pemadam kebakaran tambahan.
“Penambahan penambahan peralatan, mulai dari helikopter untuk water bombing, kemudian apa namanya pompa air, kemudian disini tadi juga kebutuhan pompa untuk sumur bor, kemudian juga penambahan personel. Di semua keperluan yang memang diperlukan di lapangan, yang kita miliki, langsung diputuskan oleh Bapak Presiden untuk didorong, termasuk pengiriman tambahan mobil mobil tangki dan mobil-mobil pemadam kebakaran,” ujarnya.
Selain itu, Prasetyo menegaskan, Prabowo juga meminta pemerintah provinsi serta seluruh jajaran dengan menjamin penanganan sebaik-baiknya untuk masyarakat yang terdampak.
“Beliau (Prabowo) juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras luar biasa, siang dan malam, berjibaku untuk memadamkan api ya, baik dari TNI, Polri, BNPB, ada juga BMKG, relawan-relawan juga banyak terlibat. Beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh yang telah bekerja keras memadamkan karhutla ini,” ujar Prasetyo.
Secara keseluruhan, Prabowo juga memerintahkan supaya edukasi terhadap masyarakat terkait penghindaran aktivitas yang memungkinkan memantik api selalu dijalankan.
“Beliau (Prabowo) memberikan penekanan kepada kami semua untuk memberikan terus-menerus, tidak bosan, edukasi kepada masyarakat kita sampai ke level yang paling bawah, untuk sekali lagi menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan potensi munculnya api yang dalam kondisi seperti sekarang akan sangat berbahaya karena bisa membesar dan merugikan kita semua,” ujar Prasetyo.
Sumber: cnnindonesia.com




