staradio5G – Teman Tangerang, Gubernur Banten Andra Soni memberikan Bantuan Jaminan Sosial yaitu (Bansos) Keluarga Provinsi Banten Tahun 2026 kepada masyarakat Kabupaten Tangerang pada Gedung Serbaguna Kecamatan Rajeg, Senin (02/11). Pemberian bantuan perlindungan sosial itu berhubungan di Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional yakni (DTSEN), Rabu (04/11/26).
“Tahun ini kami baru menganggarkan untuk 16 ribu lebih warga Banten. Semoga tahun depan bisa dimaksimalkan,” ungkap Gubernur Andra Soni.
Kemudian, Andra Soni menerangkan, bantuan perlindungan sosial itu merupakan pemberian tahap pertama dari Pemerintah Provinsi yakni (Pemprov) Banten. Tahapannya didampingi langsung dari Pemerintah Kabupaten yaitu (Pemkab) Tangerang demi memastikan pemberian berjalan sesuai rencana.
“Kami pastikan juga tidak ada satu rupiah pun pungutan (potongan) terhadap bantuan sosial ini,” tegasnya.
Selanjutnya, Andra Soni menginginkan bantuan itu bisa meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program tersebut ikut dikerjasamakan dalam bantuan sama yang disediakan dari pemerintah kabupaten/kota serta pemerintah pusat. Di kesempatan itu, Gubermur Andra Soni juga menjelaskan program pendidikan gratis untuk SMA, SMK, dan sekolah khusus yaitu (SKh) swasta pada Provinsi Banten. Mengingat pendidikan tingkat SD beserta SMP di Kabupaten Tangerang sudah digratiskan, dia menekankan tak boleh ada lagi masyarakat Banten yang putus sekolah.
”Tidak ada alasan anak-anak Banten putus sekolah. Kalau ada yang putus sekolah, laporkan ke kepala desa. Saya meyakini, pendidikan dapat memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.
Selain itu, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mewakili masyarakatnya sampaikan rasa terima kasih dari perhatian dari Pemprov Banten. Selain bantuan infrastruktur jalan, sejumlah 2.200 masyarakat kurang mampu pada wilayahnya menerima manfaat dari bansos itu.
“Pemkab Tangerang juga turut menyalurkan bantuan sosial untuk 4.000 warga. Bapak dan Ibu harus selalu menjaga kesehatan dan bahagia,” kata Maesyal.
Juga Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Lukman menegaskan, Pemprov Banten memberikan lima jenis bantuan sosial. Kelimanya termasuk bantuan jaminan sosial keluarga, bantuan usaha ekonomi produktif, bantuan sosial disabilitas, bantuan sosial anak telantar, dan bantuan sosial lansia.
“Mudah-mudahan apa yang menjadi program Pemprov Banten terlaksana dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.
Secara keseluruhan, di 2026 Pemprov Banten sudah menyediakan anggaran sebesar Rp8,15 miliar bagi 16.311 keluarga penerima manfaat yakni (KPM) yang tersebar pada delapan kabupaten/kota. Masing-masing keluarga mempunyai bantuan uang tunai senilai Rp500.000.
Sumber: wartabanten.id



