Teman Tangerang – Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat memastikan genangan yang merendam wilayah RW 06 Cengkareng Barat menjadi dampak sementara oleh pembangunan pintu air Kali Apuran. Proyek yang merupakan bagian dari sistem Polder Pedongkelan itu sekarang tengah dengan penanganan mendalam manfaatnya meminimalisasi akibat untuk masyarakat sekitar, Minggu (03/05/26).
“Itu adalah proyek pembangunan pintu air, bagian dari proyek Polder Pedongkelan, di hilir Kali Apuran, sehingga air dari Saluran Penghubung (Phb) Sumur Bor dialirkan ke Kali Mookervart. Yang mengerjakan, Dinas SDA,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kasudin SDA Jakarta Barat, Mustajab, saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 3 Mei 2026.
Kemudian, Mustajab menerangkan, cara konstruksi mengharuskan adanya pembendungan sementara di sebagian aliran kali dengan mengeringkan area bawah jembatan. Dalam mengantisipasi luapan dari hulu, pihaknya sudah menyiagakan pompa untuk kapasitas 1.000 liter per detik selaku langkah pengeringan.
Demikian Sudin SDA menerima adanya efek samping berupa genangan setinggi 10 sampai 20 sentimeter yang dirasakan warga sepanjang tiga minggu terakhir. Mustajab menekankan, pihaknya selalu berkerja sama bersama Pejabat Pembuat Komitmen dengan menindaklanjuti keluhan itu.
“Kami koordinasi dengan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen),” imbuh Mustajab menanggapi kondisi di lapangan.
Selanjutnya, warga RW 06 Cengkareng Barat melaporkan, genangan semakin parah di saat hujan deras mengguyur, terutama Sabtu, (02/05). Meski mendukung pembangunan infrastruktur pengendali banjir, warga menginginkan pengerjaan proyek tak mengorbankan kenyamanan lingkungan sekitar.
“Makanya protesnya warga, jangan sampai banjir. Kami tidak menghalangi adanya konstruksi atau pekerjaan yang ada, tapi yang penting jangan sampai dampaknya itu kepada warga di sekitar,” tegas Ketua RW 06 Kelurahan Cengkareng Barat, Suroto.
Pada akhirnya, pengurus wilayah sudah mengadukan permasalahan itu terhadap lembaga terkait, supaya tahapan pembangunan pintu air bisa berjalan beriringan dalam keamanan pemukiman warga dari genangan.
Sumber: metrotvnews.com




