Teman Tangerang Dinas Sosial Kota Tangerang catat meningkatnya permohonan reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran. Mayoritas permohonan berupa pasien yang jalani kontrol rutin pada rumah sakit, Selasa (10/02/26).
“Mereka melakukan reaktivasi itu termasuk seperti cuci darah atau rawat jalan lainnya. Banyak pasien dari rumah sakit dan faskes kelas 1,” ujar Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi, Selasa, 10 Februari 2026.
Selanjutnya, Kepala Dinsos Kota Tangerang, Acep Wahyudi menerangkan, jumlah peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan di Kota Tangerang capai 76 ribu orang. Mereka berupa peserta yang masuk pada kelompok desil enam ke atas.
“Kami sudah dua hari ini melakukan penerimaan masyarakat untuk melakukan reaktivasi, melalui sistem SIK-NG yang dikeluarkan oleh Kemensos itu sendiri. Kurang lebih yang masih diproses ada 250 peserta,” kata Acep.
Kemudian, Acep Wahyudi memperingati masyarakat supaya tak panik perihal menyikapnya penonaktifan itu. Dia mengatakan, peserta masih hendak ajukan reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan PBI dalam penuhi sebagian persayaratan.
“Surat keterangan kontrol rutin rumah sakit bisa dibawa sendiri peserta atau keluarganya ke Dinsos. Selain itu peserta juga harus membawa kartu identitas atau KTP dan kartu BPJS Kesehatan. Nanti akan diajukan proses pengaktifan ke Kemensos. Jadi dari Dinsos langsung ke Kemensos minta pengaktifan,” ungkap Acep.



