Polsek Cikupa Perketat Pengawasan Peredaran Minuman Keras Hingga Menyita 12 BB Miras

Teman Tangerang Polsek Cikupa perketat pengawasan kepada peredaran minuman keras melewati Operasi Penyakit Masyarakat Maung 2026. Untuk operasi ini petugas menyisir sebagian titik yang terindikasi menjadi jalur distribusi miras pada wilayah hukum Cikupa, Minggu (01/03/26).

Selanjutnya, Operasi dipimpin langsung dari Kanit Reskrim Polsek Cikupa, IPDA Syaiful Rusdiansyah. Skema operasi diberlakukan secara mendadak dalam menyasar dua lokasi strategis, yaitu Depot Jamu Sidomuncul pada Jalan Raya Peusar, Desa Cikupa, serta Toko Jamu Yasmin pada Kampung Cibadak, Desa Bojong.

“Kami bergerak mulai pukul 22.00 WIB guna memastikan situasi kondusif. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan,” ujar IPDA Syaiful, dikutip Minggu, 1 Maret 2026.

Demikian Kepolisian terapkan skema persuasif sekalian represif. Selain itu, petugas berikan edukasi terhadap pemilik usaha mengenai bahaya konsumsi alkohol dan larangan keras menjual minuman keras terhadap anak di bawah umur.

Juga tindakan tegas terus diambil. Dari dua lokasi itu, polisi menyita sedikitnya 12 botol miras merek Rajawali selaku barang bukti.

“Seluruh temuan tersebut kini telah diamankan di Mapolsek Cikupa untuk diproses lebih lanjut,” tukasnya.

Pada akhirnya, Kapolsek Cikupa AKP Syamsul Bahri menegaskan bahwa Operasi Pekat tersebut berupa tindak lanjut oleh instruksi Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh. Pihaknya komit dengan tetap mengintensifkan razia serupa pada titik-titik rawan lainnya.

“Operasi ini akan kami gencarkan sebagai langkah preventif untuk menekan angka penyakit masyarakat. Fokus kami adalah memastikan tidak ada gangguan ketertiban umum yang dipicu oleh pengaruh minuman beralkohol,” tegas AKP Syamsul.

Sumber: news.fin.co.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *