staradio5G – Teman Tangerang, menyimak penundaan penahanan dikabulkan, Richard Lee, langsung menyampaikan rasa syukurnya. Dia menceritakan kembali, di saat gejolak perasaan beribadah di balik jeruji besi sebelum dibawa menuju ke pengadilan, Minggu (18/10/26).
“Kemarin saya salat di dalam lapas. Habis salat saya berdoa, ‘Ya Allah, kalau Kamu izinkan saya, izinkanlah ini adalah salat terakhir saya di sini. Dan izinkanlah saya salat mendekatkan diri kepada-Mu di tempat yang lain’,” ujar Richard Lee di PN Tangerang, kemarin.
Kemudian, Richard Lee menyatakan, sebelumnya cuma berpasrah diri, apabila majelis hakim sebatas memberikan status tahanan kota beserta alat pengawasan khusus.
“Saya cuma berharap pengalihan penahanan. Gak apa-apa deh pakai gelang kaki, gak apa-apa saya bilang. Tapi ternyata Allah mendengarkan doa saya, Allah malah memberikan saya lebih,” tutur Richard Lee.
Pada akhirnya, kuasa hukum Richard Lee, Faizal Hafied, sambut gembira putusan jeda itu. Pihaknya mempercayai, keputusan penundaan tersebut bisa membuka kesempatan besar untuk kliennya dalam divonis bebas murni di persidangan selanjutnya.
“Ini adalah kalau dalam Islam bi-idznillah, atas izin Allah. Ini secercah harapan pertama. Mudah-mudahan putusannya juga sebagaimana yang kita harapkan bisa bebas,” pungkas Faizal Hafied.
Sumber: hot.detik.com




