Pemkot Tangerang tangani Anak Tidak Sekolah bersama lintas sektor

staradio5G – Teman Tangerang, Pemerintah Kecamatan Jatiuwung berjanji meningkatkan kerja sama lintas sektor dengan menangani permasalahan Anak Tidak Sekolah yaitu (ATS) pada wilayahnya, Jumat (25/09). Camat Jatiuwung Buceu Gartina mengajak sebagian pemangku kepentingan termasuk dari unsur kelurahan, pendidikan, dan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini yakni (PAUD) Kecamatan Jatiuwung dengan menyusun langkah penting tangani permasalahan ATS sekaligus mensosialisasikan program wajib sekolah 13 tahun pada tengah masyarakat, Senin, (28/09/26).

“Kami terus berkoordinasi agar proses pendataan dan verifkasi bisa berjalan lancar. Nantinya, semua pihak akan turun tangan membantu memastikan akses pendidikan di semua tingkatan bisa dijangkau masyarakat dengan mudah,” ujar Buceu, Jumat (25/9/26).

Demikian Pemerintah Kecamatan Jatiuwung masih melakukan tahapan pemeriksaan serta pembaruan data dengan mengambil gambaran yang lebih akurat mengenai permasalahan ATS. Tahapan itu dinilai penting selaku landasan yang menentukan kebijakan campur tangan dengan membuka kemudahan jalur pendidikan khususnya pada wilayah Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

“Kota Tangerang sendiri sudah mempunyai sejumlah program unggulan pendidikan mulai dari Beasiswa Tangerang Cerdas, Sekolah Swasta Gratis, sampai Sekolah Inklusi. Belum lagi di tingkatan pendidikan anak usia dini yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses pendidikan dengan mudah dan gratis,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Pemerintah Kecamatan Jatiuwung menginginkan langkah yang dilakukan bisa membuka jalur pendidikan untuk generasi masa depan khususnya pada wilayah Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Sumber: tangerangkota.go.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.