Teman Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang melewati Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tangerang mengadakan program Pelatihan Kepemimpinan dan Kemandirian Perempuan selaku usaha memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan, Rabu (06/05/26).
Demikian salah satu rangkaian aktivitas itu sukses dijalankan pada Kecamatan Jatiuwung, Rabu (06/05). Program itu dilakukan secara roadshow pada 13 kecamatan di Kota Tangerang.
Kemudian, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menerangkan, pelatihan itu dirancang dengan menumbuhkan jiwa kewirausahaan perempuan demi meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus menekan angka kemiskinan pada tingkat lokal.
“Harapan saya, para peserta tidak hanya memiliki pengetahuan secara tekstual, tetapi bisa langsung dipraktikkan di lapangan. Program ini adalah langkah nyata kita untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan demi kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Selanjutnya, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian menyatakan, pelatihan PKHP mencakup bermacam sudut pandang pemberdayaan dimulai dari ekonomi, sosial sampai budaya dalam fokus di penyatuan gender.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan sumber ekonomi kemasyarakatan, terutama bagi kaum perempuan. Kami ingin perempuan di Kota Tangerang maju dan memiliki posisi yang setara dengan laki-laki dalam hal kemajuan ekonomi,” jelasnya.
Selain itu, Tihar Sopian mengungkapkan, bahwa aktivitas itu menyasar sekitar 100 peserta pada setiap kecamatan dalam target melahirkan pelaku usaha baru yang mandiri.
“Kami melaksanakan program ini secara merata melalui roadshow di 13 kecamatan dengan target 100 peserta per wilayah. Tujuannya jelas, yakni melahirkan pelaku-pelaku ekonomi baru dari kalangan perempuan sehingga mereka bisa berkontribusi langsung memajukan ekonomi di lingkungannya,” tambahnya.
Secara keseluruhan, Pemkot Tangerang mengingingkan bakal lahir lebih banyak wirausaha perempuan yang nantinya bisa bergabung dalam UMKM lokal ataupun komunitas bisnis di Kota Tangerang dengan memperkuat ekonomi masyarakat oleh tingkat akar rumput (masyarakat biasa).
Sumber: bantenraya.co




