staradio5G – Teman Tangerang, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid turun langsung untuk mengecek sebagian titik rawan banjir pada Kecamatan Pasar Kemis, Senin (19/10). Bupati Maesyal didampingi bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yaitu (DBMSDA) Iwan Firmansyah, Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman yakni (DPPP) Bambang Sapto, Camat Pasar Kemis, dan unsur terkait lainnya mengungkapkan kunjungan itu dilakukan dengan memastikan langkah pencegahan beserta penanganan banjir yang dilakukan berjalan secara baik. Lokasi pertama yang dilihat adalah Perumahan Taman Walet, Kelurahan Sindangsari. Bupati berdiskusi langsung bersama warga RW 09, RW 12, dan RW 14 terkait persoalan saluran air yang selama ini menyebabkan banjir, Selasa (20/10/26).
“Sudah sekitar 15 tahun warga menyampaikan mengalami banjir dan belum ada penanganan maksimal. Makanya kita cek langsung. Ada yang bisa kita lakukan melalui perubahan anggaran, dan penanganan maksimalnya kita siapkan di anggaran 2027,” ujar Bupati Maesyal
Kemudian, Bupati Maesyal menyatakan, penyelesaian banjir pada Perumahan Taman Walet nantinya bakal mencontoh pembersihan yang sudah dilakukan di Perumahan Taman Elok. Saluran bakal disterilkan, ditertibkan, dikeruk serta dibersihkan melewati dukungan dan kesepakatan warga.
“Di Taman Elok sudah kita bongkar hambatan di salurannya, kita keruk dan normalisasi. Alhamdulillah sekarang sudah tidak banjir lagi. Kita ingin penanganan seperti itu juga dilakukan di sini. Kami minta warga juga komitmen untuk bantu kesepakatannya,” tegasnya
Selanjutnya, Bupati melanjutkan kunjungan ke aliran air pada Perum Teluk Jakarta serta Perum Kutabumi 2 Kelurahan Kutabumi, termasuk lokasi saluran beserta tanggul yang sebelumnya sempat rusak sampai menyebabkan air merendam sebagian rumah warga.
“Ini bagian dari antisipasi musim hujan nanti. Salurannya kita normalisasi, kita lebarkan, kemudian dipasang sheet pile dan turap. Mudah-mudahan aliran air semakin lancar dan tidak banjir lagi,” ungkapnya.
Demikian ia mengungkapkan, pada lokasi Teluk Jakarta Kelurahan Kutabumi, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yakni (BMSDA) sudah melakukan pembersihan, pelebaran saluran dari sekitar 2,5 meter menjadi 10 meter, pembangunan tanggul dan menyiapkan pemasangan sheet pile (dinding tanggul) untuk memperkuat saluran.
“Mitigasi banjir tidak hanya dilakukan di Pasar Kemis. Penanganan juga dilakukan di sejumlah titik rawan banjir lainnya di Kabupaten Tangerang, antara lain Binong, Kali Sabi dan Sukadiri dengan mempertimbangkan skala prioritas,” imbuhnyaCari Peta Wilayah
Secara keseluruhan, Pemkab Tangerang juga terus-menerus bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai yaitu (BBWS), Kementerian Pekerjaan Umum, dan Pemerintah Provinsi Banten untuk penyelesaian secara gabungan sungai besar seperti Cimanceri serta Cidurian.
Sumber: wartabanten.id




