Pemkab Tangerang sekarang masih kesulitan dapatkan penyaluran barang kebutuhan pokok untuk Koperasi Desa Merah Putih

Teman Tangerang – Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Tangerang sampai sekarang masih mengalami hambatan untuk penyaluran barang ataupun kebutuhan pokok manfaat mendukung fungsional koperasi di tingkat desa, Senin (18/05/26).

Kemudian, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menerangkan, sampai sekarang sebanyak 250 unit KDMP sudah berjalan di Kabupaten Tangerang. Namun begitu, aktivitas fungsional koperasi masih terkendala untuk penyaluran dan pasokan barang kebutuhan pokok oleh pihak penyalur.

“Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dapat mempercepat dukungan sehingga operasional koperasi di desa-desa tidak terhambat,” ujar Maesyal, dikutip pada Senin 18 Mei 2026.

Selanjutnya, Maesyal Rasyid menyatakan, bahwa penyaluran kebutuhan pokok merupakan faktor yang penting supaya koperasi bisa menjalankan kegiatan usaha serta memenuhi kebutuhan masyarakat pada desa.

Selain itu, Maesyal mengungkapkan, selalu memberikan pendampingan terhadap sebagian KDMP yang belum sepenuhnya mandiri untuk mengelola usaha koperasi.

“Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya sudah dapat berjalan mandiri,’ tutur Maesyal.

Pada akhirnya, supaya mempertahankan keberlanjutan usaha KDMP, Pemkab Tangerang menggandeng perusahaan swasta dalam program corporate social responsibility.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” tutupnya.

Sumber: tangerangnews.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *