staradio5G – Teman Tangerang, Pemerintah Kabupaten yaitu (Pemkab) Tangerang, melewati Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yakni (DBMSDA) setempat akui sekitar 70 persen mayoritas jalan sudah dilakukan perbaikan di tahun 2026. Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah mengungkapkan, dari 1.096,26 kilometer ruas jalan yang merupakan tanggung jawab pemerintahannya tersisa sekitar 30 persen atau 300 kilometer jalan rusak yang sekarang terus dilakukan penyelesaian perbaikan yang berfokus pada wilayah Tangerang Utara. Ia menyatakan, kerusakan jalan paling banyak terdapat di kawasan utara akibat tingginya lalu lintas kendaraan berat, Selasa (20/10/26).
“Wilayah yang rusak terbanyak ada di wilayah utara, terutama yang sering dilintasi angkutan truk besar,” katanya.
Kemudian, Iwan Firmansyah menyatakan, kerusakan jalan pada kawasan itu disebabkan dari ketidaksesuaian antara kelas jalan dalam beban muatan kendaraan yakni (overdimension over-load) yang melintas, di samping faktor cuaca yang ikut mempengaruhi daya tahan bangunan. Meskipun, dengan tahapan pengerjaan fisik yang sekarang terus dipercepat diinginkan tuntas sampai akhir tahun 2026 dalam harapan masyarakat bisa menikmatinya.
“Kami memastikan proses pembangunan dan perbaikan jalan terus berjalan sesuai prosedur serta dalam pengawasan ketat,” ucapnya.
Secara keseluruhan, melewati hasil kondisi jalan yang sudah diperbaiki menyentuh angka 70 persen. Sehingga, Pemkab Tangerang berjanji menyelesaikan sisa target perbaikan demi mendukung kelancaran pergerakan masyarakat dan menggerakan konektivitas ekonomi antar wilayah pada Kabupaten Tangerang.
“Jadi, kondisi mantapnya sudah 70 persen tinggal saat ini penyelesaian sisanya 30 persen lagi. Harapannya semua bisa terealisasi di akhir tahun nanti,” kata dia.
Sumber: banten.antaranews.com




