Teman Tangerang harga minyak goreng Minyakita pada wilayah Kabupaten Tangerang, melonjak ke Rp17.500 per liter jelang Ramadan 2026.
Demikian, harga jual Minyakita di Tangerang sudah lampaui harga eceran tertinggi yang dipastikan pemerintah yaitu, Rp15.700 per liter.
“Harga minyak itu memang sering terjadi karena biasa begitu menyambut Ramadan, Imlek. Saat ini saya mengecer Rp 17.500 per liter,” jelas Neni, pedagang sembako di Pasar Tradisional Mauk, Jumat (13/2).
Selanjutnya, Neni menyatakan fenomena lonjakan harga Minyakita tersebut telah terjadi sejak pertengahan Januari 2026. Sementara Neni, kenaikan itu dipengaruhi oleh naiknya harga oleh distributor.
“Memang setiap mau bulan Ramadan itu pasti naik. Dari distributornya itu memang naik sekitar Rp 5 ribu per kartonnya,” jelasnya.
Kemudian, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menerangkan, kenaikan harga Minyakita pada daerahnya tersebut disebabkan keterlambatan distribusi dari Badan Urusan Logistik.
“Hanya memang ada tadi minyak goreng. Minyak goreng ini ada kenaikan Rp 1.000 karena distribusinya telat datang ke sini dari Bulog,” ungkap Maesyal.
Secara keseluruhan, Maesyal Rasyid mengungkapkan pihaknya sudah berkoordinasi kepada Bulog dalam percepat proses distribusi minyak goreng supaya harga minyak goreng ini bisa kembali stabil.
“Kalau nanti lancar pendistribusiannya (Minyakita), insya Allah itu harganya akan kembali normal,” tegasnya.





