staradio5G – Teman Tangerang, Lembaga Pemasyarakatan yaitu (Lapas) Pemuda Kelas IIA Tangerang melaksanakan tes urine kepada 185 Warga Binaan Pemasyarakatan yakni (WBP). Aktivitas tersebut merupakan langkah deteksi dini sekaligus usaha memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika pada lingkungan pemasyarakatan. Tes urine itu diikuti warga binaan dari bermacam kelompok, mulai dari tamping, santri, mahasiswa Kampus Kehidupan, sampai WBP yang tengah menjalani program penyatuan, Selasa (20/10/26).
Kemudian, Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang, Mohamad Fadil menerangkan, pemeriksaan awal melewati urine menjadi bagian penting untuk memperkuat pengawasan serta menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman dan nyaman. Menurutnya, usaha pencegahan penyalahgunaan narkotika perlu dilakukan secara ketat melewati pengawasan berkala, peningkatan kedisiplinan, beserta dukungan terhadap program pembinaan warga binaan.
“Hasil pemeriksaan, seluruh 185 WBP yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkotika dan obat-obatan terlarang. Dengan demikian, tingkat hasil negatif dalam pemeriksaan tersebut mencapai 100 persen,”ungkap Kalapas.
Juga hasil itu merupakan hasil nyata untuk pelaksanaan pemeriksaan awal pada lingkungan Lapas Pemuda Tangerang. Tapi, pengawasan secara berkelanjutan tetap diperlukan dalam mencegah kemungkinan penyalahgunaan narkotika. Mohamad Fadil menegaskan, pentingnya membangun lingkungan pemasyarakatan yang tak hanya mementingkan keamanan serta ketertiban, tetapi ikut mendukung tahapan pembinaan supaya warga binaan bisa mengikuti aktivitas secara maksimal.
“Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, sekaligus mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, tertib, dan berintegritas,” jelasnya.
Pada akhirnya, langkah itu sejalan dalam semangat pengurusan pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat bagi Masyarakat.
Sumber: suluhnews.id




