Komisi II DPRD Kota Tangerang dukung pemerataan fasilitas-tingkatkan kualitas pembelajaran di madrasah dan pondok pesantren

staradio5G – Teman Tangerang, Komisi II DPRD Kota Tangerang mendukung pemerataan fasilitas serta peningkatan kualitas pembelajaran pada madrasah dan pondok pesantren supaya generasi muda mempunyai pendidikan yang layak beserta tumbuh dalam akhlak mulia (25/10). Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang Kemal Fasya Madjid menyatakan, madrasah dan pesantren berperan penting untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, serta memiliki daya saing, Senin (26/10/26).

“Pendidikan keagamaan bukan hanya tentang pengetahuan agama, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan generasi muda menghadapi perkembangan zaman. Karena itu, anak-anak yang belajar di madrasah maupun pesantren perlu mendapatkan dukungan pendidikan yang layak dan berkualitas,” kata Kemal.

Kemudian, Kemal Fasya Madjid menerangkan, usaha itu perlu didukung kebijakan yang jelas serta pelaksanaan program sesuai kebutuhan. Salah satu landasannya yaitu Peraturan Daerah Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Menurut Kemal, perda tersebut perlu ditindaklanjuti melewati pendataan kondisi pesantren, pemetaan kebutuhan, dan penyelarasan antara pemerintah daerah dan pihak terkait. Dalam perencanaan yang baik, dukungan bisa diarahkan di kebutuhan yang didahulukan, termasuk pengembangan pendidikan, fasilitas pendukung, beserta pemberdayaan masyarakat.

“Perda ini harus menjadi pijakan agar fasilitasi pesantren berjalan terarah dan tepat sasaran. Pemerintah perlu melihat kebutuhan masing-masing lembaga sehingga dukungan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi santri dan keberlangsungan pendidikan pesantren,” katanya.

Selanjutnya, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengungkapkan, bahwa dukungan terhadap santri tak hanya berfokus di pendidikan agama, tapi juga termasuk kesehatan, kesejahteraan, serta pengembangan kemampuan diri. Sebagian program yang dijalankan Pemerintah Kota Tangerang termasuk Pesantren Sehat dalam meningkatkan kesehatan santri dan edukasi kesehatan mental santri. Pemerintah juga menyediakan Beasiswa Santri BAZNAS sebanyak Rp3 juta per santri.

Pada akhirnya, di 2026, sejumlah 106 organisasi serta lembaga keagamaan menerima hibah dari pemerintah kota selaku bagian dari dukungan terhadap aktivitas serta kelembagaan keagamaan. Program Pelajar Tangerang Mengaji dan Liga Santri Kota Tangerang juga merupakan bagian dari usaha mendukung aktivitas keagamaan. Selain itu, keberadaan Graha Santri beserta penguatan kerjasama pesantren diinginkan bisa mempererat penyesuaian antarpihak.

“Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Tangerang mendorong agar santri memperoleh kesempatan untuk berkembang secara menyeluruh. Dukungan terhadap kesehatan, pendidikan, kelembagaan, dan prestasi menjadi bagian penting dalam memperkuat peran santri sebagai generasi penerus yang berkontribusi bagi masyarakat,” kata Sachrudin.

Sumber: banten.antaranews.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *