Teman Tangerang – Selaku usaha nyata untuk mengurangi volume sampah rumah tangga sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru, para pegiat lingkungan pada wilayah Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, mengadakan pelatihan pembuatan mikroorganisme lokal, Senin (25/05/26).
Demikian aktivitas yang berlangsung di Taman Baca tersebut dimulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang lewat Pembina Bank Sampah Wilayah Barat.
Kemudian, Ketua Bank Sampah Patung Rusa Sri Aminarti menerangkan, MOL menjadi salah satu solusi cerdas dengan memanfaatkan limbah dapur yang sering kali terbuang sia-sia.
Juga bahan-bahan yang digunakan sangat sederhana serta mudah ditemukan di rumah, seperti sisa sayuran, sisa nasi, air, gula serta ragi.
“Tahapannya sangat mudah. Pertama, kita cacah sisa sayurannya, lalu dimasukkan ke dalam galon berisi air. Masukkan juga sisa nasi, satu kilo gula, dan satu butir ragi. Setelah semua tercampur, kita endapkan selama kurang lebih satu bulan,” jelas Sri, Senin (25/5/26).
Selanjutnya, Sri Aminarti mengungkapkan, bahwa kehadiran MOL itu dinilai sangat membantu sebab berfungsi selaku pupuk alami yang ramah kantong serta lingkungan.
Pada akhirnya, lebih dari sekadar menyuburkan tanaman, Sri menyatakan, menaruh keinginan besar supaya keterampilan baru ini mampu menjadi sumber pendapatan tambahan untuk warga.
“Harapan saya, setelah pembinaan ini, ibu-ibu bisa mandiri membuat MOL untuk kebutuhan tanaman sendiri. Tapi tidak berhenti di situ, kalau nanti diproduksi dalam skala besar, MOL ini punya nilai jual. Jadi dari sisa limbah, bisa menghasilkan cuan,” tambahnya.
Sumber: tangerangkota.go.id




