Dinkes Kota Tangerang ajak masyarakat tingkatkan kewaspadaan dampak kesehatan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau

staradio5G – Teman Tangerang, Kepala Dinas Kesehatan yaitu Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggareni mengajak, masyarakat meningkatkan kewaspadaan kepada kemungkinan dampak kesehatan menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik akibat kegiatan erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (07/09/26).

”Paparan abu vulkanik dapat memengaruhi kesehatan, terutama sistem pernapasan. Partikel abu yang terhirup berpotensi menimbulkan keluhan seperti batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, hidung berair, hingga sesak napas pada kondisi tertentu,” tegas dr. Dini, Minggu (6/9/26).

Kemudian, dr. Dini Anggareni mengingatkan masyarakat dengan memperhatikan kondisi kesehatan apabila terjadi paparan abu vulkanik. Warga yang mengalami keluhan di saluran pernapasan sesudah terpapar abu diajak segera menjalankan penanganan serta bertanya ke tenaga kesehatan apabila keluhan berlanjut.

”Selain gangguan pernapasan, paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan kondisi lingkungan dan menghindari paparan abu secara langsung, terutama ketika kualitas udara di sekitar tempat tinggal mengalami penurunan,” jelasnya.

Selanjutnya, Dini Anggareni juga mengingatkan kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pernapasan untuk meningkatkan kewaspadaan. Anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan perlu lebih memperhatikan kondisi kesehatan sepanjang terjadi paparan abu vulkanik.

”Masyarakat juga diminta tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau serta kondisi lingkungan. Informasi yang berasal dari sumber resmi penting agar masyarakat dapat mengambil langkah yang tepat sesuai kondisi di lapangan,” kata dr. Dini.

Secara keseluruhan, Dinkes Kota Tangerang menjamin fasilitas pelayanan kesehatan konsisten bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan. Warga yang mengalami gangguan kesehatan bisa mendatangi fasilitas kesehatan terdekat dengan mendapatkan penanganan sesuai kondisi.

”Pemkot Tangerang mengajak masyarakat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak abu vulkanik. Dengan mengenali gejala dan segera mendapatkan pertolongan ketika mengalami gangguan kesehatan, masyarakat dapat mengurangi risiko dampak paparan abu vulkanik terhadap kesehatan,” tutupnya.

Sumber: tangerangkota.go.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *