staradio5G – Teman Tangerang, seorang pengendara sepeda odong-odong berinisial AS (70) tewas ditabrak truk di Jalan BSD Boulevard Utara, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Kanit Gakkum Lantas Polres Tangerang Selatan Ipda Dimas Darmawan menerangkan, peristiwa berawal di saat truk yang dikemudikan dari BY (26) berjalan pada lajur dua dari arah lampu merah yakni (traffic light) QBig menuju arah Sekolah IPEKA. Di saat itu, kondisi jalan lurus bermarka jelas serta situasi arus lalu lintas pada sekitar lokasi kejadian cenderung sepi. Sopir truk diketahui berkendara seorang diri tanpa pendampingan kernet, Kamis (05/11/26).
“Truk bergerak pada lajur dua. Di saat bersamaan, datang sepeda odong-odong yang dikendarai AS keluar dari gang Polsek Pagedangan,” ujar Dimas saat dikonfirmasi, Jumat (6/11/2026).
Kemudian, Dimas mengungkapkan, korban AS yang baru keluar dari gang Polsek Pagedangan itu masuk ke jalan utama, lalu mendadak berpindah lajur dari sebelah kiri menuju ke lajur kanan. Karena jarak yang terlalu dekat, benturan keras antara truk serta sepeda odong-odong tidak terhindarkan. AS mengalami luka berat dan mengembuskan napas terakhirnya pada tempat kejadian perkara yaitu (TKP).
“Pesepeda odong-odong meninggal dunia di lokasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang,” kata Dimas.
Demikian sesudah kejadian itu, polisi langsung mendatangi lokasi dengan mengamankan barang bukti serta melakukan olah TKP. Sekarang, truk beserta sepeda odong-odong milik korban sudah diamankan pada Mapolres Tangerang Selatan. Petugas juga tes urine kepada sopir truk demi memastikan kondisinya di saat berkendara.
“Sudah dicek urine dan drugger (terhadap pengemudi truk) dengan hasil negatif,” ungkap Dimas.
Pada akhirnya, demi pemeriksaan mendalam peristiwa itu, kepolisian terus melanjutkan tahapan penelusuran dalam mengumpulkan bukti pendukung di lapangan.
“Kami melakukan permintaan keterangan saksi TKP, permintaan rekaman CCTV, serta visum et repertum,” tutur Dimas.
Sumber: megapolitan.kompas.com




