Gubernur DKI Jakarta merencanakan pelebaran Jalan Raya Joglo yaitu jalur penghubung Jakarta-Tangerang

staradio5G – Teman Tangerang, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui rencana pelebaran Jalan Raya Joglo, Jakarta Barat, dalam mengatasi kemacetan pada jalur penghubung Jakarta serta Tangerang, Selasa (03/11). Persetujuan tersebut disampaikan Pramono sesudah mendengar suara terkait kemacetan di jalan itu dengan rapat bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (04/11/26).

“Jadi, Kembangan ini berbatasan dengan Tangerang. Dan jalan itu juga jalan sebenarnya berbatasan dengan Tangerang. Maka memang ada keperluan untuk melakukan pelebaran jalan di tempat itu,” kata Pramono, Selasa.

Kemudian, Pramono mengungkapkan, pelebaran jalan diperlukan seabab kawasan Kembangan berbatasan langsung dengan Tangerang. Jalan Raya Joglo merupakan salah satu jalur penting untuk warga yang bepergian dari Tangerang menuju Jakarta Barat. Dia menambahkan, panjang jalan yang bakal dilebarkan sekitar 2,3 kilometer. Tapi, pengerjaan proyek itu kemungkinan tak bisa diselesaikan di 2027. Pemprov DKI memperkirakan pelebaran jalan membutuhkan waktu sampai 2028.

“Memang mungkin tidak selesai di tahun 2027 ini, untuk pelebaran dan sebagainya mungkin perlu waktu sampai dengan 2028,” ujarnya.

Selanjutnya, Camat Kembangan Fahmi menerangkan, pelebaran Jalan Raya Joglo merupakan suara masyarakat yang sudah disampaikan sedari beberapa tahun lalu. Menurut dia, pekerjaan pelebaran jalan pada kawasan itu terakhir dilakukan di 2019. Sekarang, masih ada sekitar 2,3 kilometer jalan yang belum dilebarkan.

“Iya, izin Bapak Gubernur bahwasanya tadi sudah disampaikan oleh Bapak Gubernur bahwasanya ini pelebaran jalan di Joglo Raya adalah aspirasi daripada warga sekitar, karena sejak tahun 2019 itu sudah tidak ada lagi pekerjaan, sementara yang tersisa hanya tinggal 2,3, Bapak,” kata Fahmi.

Pada akhirnya, Ia menginginkan pelebaran jalan itu bisa mengurangi kemacetan yang selama itu terjadi di kawasan perbatasan Jakarta serta Tangerang.

“Jadi, karena ini jalur vital dari warga Tangerang menuju Jakarta Barat, dan itu kemacetannya luar biasa, dan mudah-mudahan juga ini menjadi solusi kemacetan di Jakarta,” ujarnya.

Sumber: megapolitan.kompas.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.