staradio5G – Teman Tangerang, Pemerintah Kota Tangerang menyediakan media pengaduan yang bisa dimanfaatkan masyarakat dengan melaporkan kegiatan pembakaran sampah, yaitu melewati LAKSA serta Call Center 112. Pembakaran sampah secara terbuka perlu dihindari, karena selain menghasilkan asap yang bisa mengganggu kualitas udara, kegiatan itu juga kemungkinan memicu kebakaran, terutama di saat kondisi cuaca panas serta kering. Karena itu, keikutsertaan masyarakat dalam melakukan pengawasan lingkungan menjadi hal penting. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengajak, masyarakat yang menemukan pembakaran sampah untuk menyampaikan laporan lewat LAKSA atau Call Center 112. Laporan masyarakat selanjutnya bisa menjadi dasar teruntuk petugas dengan melakukan pengecekan terhadap kondisi di lapangan, Kamis (24/09/26).
”Agar laporan lebih mudah ditindaklanjuti, masyarakat dapat menyampaikan informasi secara jelas mengenai lokasi kejadian. Jika kondisi memungkinkan dan aman, warga juga dapat menyertakan dokumentasi berupa foto atau informasi pendukung lainnya,” jelas Mahdiar.
Demikian laporan yang masuk bakal dikerja samakan dengan perangkat daerah ataupun aparat kewilayahan sesuai kondisi di lapangan. Petugas bisa melakukan pengecekan, memberikan edukasi serta pembinaan, sampai melakukan tindakan tegas sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran.
”Pengawasan terhadap aktivitas pembakaran sampah juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, kecamatan hingga kelurahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih aman sekaligus menjaga kualitas lingkungan,” katanya.
Secara keseluruhan, masyarakat juga diajak untuk tak melakukan pembakaran sampah selaku cara cepat mengurangi tumpukan sampah. Warga bisa memilih sampah dari rumah, memanfaatkan bank sampah, layanan pengurusan sampah, ataupun fasilitas pengolahan yang tersedia pada wilayah masing-masing. Sehingga di saat musim kemarau, kondisi lingkungan yang lebih panas serta kering membuat benda seperti rumput, daun kering dan tumpukan sampah lebih mudah terbakar. Api yang berawal dari pembakaran sampah yang bisa merambat apabila tak segera ditangani.
”Mari bersama menjaga lingkungan Kota Tangerang. Jika menemukan pembakaran sampah yang berpotensi membahayakan, jangan ikut membakar dan jangan abaikan. Catat lokasinya, pastikan keselamatan diri, lalu laporkan melalui LAKSA atau Call Center 112 agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutupnya.
Sumber: tangerangkota.go.id




