Bangunan rumah doa GKPI Rajeg tak digunakan lagi, Pemkab kini sudah menjanjikan tempat ibadah baru

staradio5G – Teman Tangerang, Bangunan Rumah Doa Gereja Kristen Protestan Indonesia yaitu (GKPI) Rajeg di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dipastikan tak bakal digunakan lagi dari pihak jemaat selaku tempat ibadah. Hal itu ditegaskan oleh Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama yakni (FKUB) Kabupaten Tangerang, Johannes Nur Wahyudi, Kamis (24/09/26).

“GKPI Rajeg tidak akan menggunakan tempat lama, mereka menunggu arahan Pak Camat untuk cari tempat baru,” kata Johannes saat dikonfirmasi via pesan singkat, Kamis.

Demikian berdasarkan hasil pendamaian, ibadah puluhan jemaat GKPI Rajeg bakal dipindahkan sementara ke GKPI pada wilayah Kecamatan Pasar Kemis. Tapi, pilihan pengalihan sementara itu batal dilakukan menyusul keputusan dari pimpinan jemaat atau pendeta GKPI Rajeg.

“Sementara tidak ibadah,” ujar Wahyudi.

Juga di saat dinyatakan lebih lanjut mengenai alasan pembatalan pengalihan ibadah ke Pasar Kemis jelang hari Minggu mendatang, Wahyudi sebut pihak pendeta memutuskan dengan tak mengambil pilihan itu.

“Pendeta bilang, ‘tidak usah’,” kata dia.

Sekarang, jemaat GKPI Rajeg menanti perwujudan fasilitas lokasi ibadah baru oleh pihak Pemkab Tangerang serta Kecamatan Rajeg. Sebelumnya, Pemerintah Kecamatan Rajeg bersama pengurus Rumah Doa Gereja Kristen Protestan Indonesia yaitu (GKPI) mulai menjalankan survei lokasi baru dengan tempat ibadah jemaat di hari Rabu (23/09). Survei itu dijalankan selaku langkah dalam memindahkan tempat ibadah jemaat GKPI Rajeg sesudah peristiwa penyerangan yang terjadi hari Minggu (20/09). Camat Rajeg Oman Apriaman membenarkan bahwa pihak kecamatan turun langsung ke lapangan bersama jajaran pengurus gereja untuk mengecek beberapa tempat yang kemungkinan menjadi lokasi ibadah baru.

“Hari ini kami survei tempatnya, dengan pak pendeta,” kata Oman saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu.

Pada akhirnya, tapi, di saat dinyatakan kembali mengenai perkembangan di haris Kamis (24/09), Oman belum memberikan respons sampai berita ini dipublikasikan.

Sumber: megapolitan.kompas.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.