Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia menuntut adanya pencarian fakta mandiri ke kapal Virgo Transport 8

staradio5G – Teman Tangerang, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid membahas kecelakaan kapal Virgo Transport 8 pada perairan Kalimantan Selatan. Menurut Usman, peristiwa yang menyisakan 129 korban yang belum ditemukan ini selaku tragedi kemanusiaan, Rabu (16/09/26).

“Insiden ini adalah tragedi kemanusiaan yang mengekspos kelalaian negara dalam memastikan bahwa hak keselamatan pengguna layanan transportasi laut terlindungi,” katanya dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu (16/9/2026).

Demikian Amnesty International menuntut supaya adanya pencarian fakta tragedi tenggelamnya KMP Virgo ini secara transparan. Menurut dia, pencarian fakta mandiri itu sangat penting dengan menjawab apakah terdapat kelalaian oleh bermacam aktor yang terlibat termasuk, di antaranya aktor negara selaku pembuat aturan keselamatan transportasi serta aktor non-negara seperti perusahaan dan/atau badan pemilik transportasi laut.

“Temuan investigasi akan memberikan petunjuk siapa saja aktor-aktor yang lalai. Mereka harus dimintai pertanggung jawaban secara hukum untuk membawa keadilan bagi korban dan keluarga mereka,” katanya.

Kemudian, Usman menekankan, tim SAR bisa melanjutkan pencarian serta menemukan 129 korban yang masih hilang. Indonesia selaku negara pihak Konvensi SAR, yang berkewajiban dengan selalu menjalankan misi pencarian serta penyelamatan.

“Jika memungkinkan, sampai semua harapan yang masuk akal untuk menyelamatkan para penyintas telah berlalu. Ini penting karena keluarga korban memiliki hak untuk mengetahui keberadaan penumpang yang masih hilang,” tuturnya.

Secara keseluruhan, sampai Senin (14/09) pukul 22.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi sejumlah 114 korban sudah ditemukan dari total 243 orang di dalam daftar penumpang. Rinciannya, 108 korban selamat serta 6 orang meninggal dunia. Secara demikian, masih ada 129 orang yang belum ditemukan.

Dari 114 korban yang ditemukan ini, di antaranya:

  • Sebanyak 86 korban telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri dari 85 korban selamat dan 1 korban meninggal dunia yang jenazahnya telah diserahkan kepada pihak keluarga.
  • Satu korban meninggal dunia lainnya dievakuasi ke Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, dan telah diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk pemeriksaan medis lanjutan.
  • Satu korban selamat tiba di Lanud Syamsudin Noor setelah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas dari lokasi kejadian.
  • Sebanyak 26 korban masih dalam proses evakuasi menuju Pelabuhan Trisakti, terdiri dari 22 korban selamat dan 4 korban meninggal dunia.

Sumber: megapolitan.kompas.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.