staradio5G – Teman Tangerang, Pemerintah Kota yaitu Pemkot Tangerang lewat Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup yakni DLH, BPBD, Perumda Tirta Benteng, dan pegiat lingkungan menjalankan aktivitas pemeriksaan Sungai Cisadane, Jumat (11/09). Langkah itu diambil demi melihat langsung ketersediaan air baku serta kualitas air akibat kemarau panjang, sekaligus merespons aduan masyarakat. Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan, masyarakat tak perlu khawatir karena cadangan air baku pada Sungai Cisadane sekarang masih dengan kategori aman dalam memenuhi kebutuhan persediaan air bersih warga, Selasa (15/09/26).
“Kondisi air saat ini terhitung aman. Diperkirakan kecukupan air dari Cisadane untuk dialirkan kepada masyarakat masih aman hingga satu bulan ke depan. Kami minta masyarakat tidak panik karena pemerintah dan PDAM terus hadir memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan,” ujar Sachrudin.
Demikian walaupun terjadi penurunan muka air sekitar 40 cm akibat musim kemarau, kedalaman Sungai Cisadane sekarang masih berada di kisaran 4 sampai 9 meter. Pemkot Tangerang juga selalu bekerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane yakni BBWSC dalam penanganan penataan kembali, pengerukan endapan lumpur, sampai pengajuan rekayasa cuaca yaitu hujan buatan. Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Doddy Effendy mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak cepat pemeriksaan serta menindaklanjuti aduan masyarakat terkait adanya penurunan kualitas air atau air keruh di sebagian titik wilayah.
“Tim sudah kami turunkan untuk menyisir wilayah pelanggan yang menyampaikan keluhan. Kami terus melakukan penyesuaian teknologi dan langkah-langkah penanganan agar kualitas air yang didistribusikan kembali sesuai standar,” jelas Doddy.
Pada akhirnya, Pemkot Tangerang mengajak seluruh lapisan masyarakat dengan bersama-sama melindungi ketahanan sungai untuk tak membuang sampah sembarangan dan menggunakan air bersih secara bijak selama musim kemarau berlangsung.
Sumber: tangerangkota.go.id




