Hari ke-7 pencarian Jurnalis, Polisi: Terpal yang ditemukan tim SAR bukan asal dari rombongan yang hilang

staradio5G – Teman Tangerang, Polda Banten sudah memeriksa sebagian barang temuan, yang ditemukan oleh tim SAR gabungan di saat mencari 8 orang yang hilang pada sekitar Gunung Anak Krakatau. Polisi menjamin, terpal yang ditemukan tim SAR gabungan di pencarian keenam, bukan berasal dari rombongan yang hilang, Senin (14/09/26).

“Terpal yang ditemukan memiliki ukuran sekitar panjang 12 meter dan lebar 3,5 meter serta mengeluarkan bau amis ikan. Sementara KM Arupadhatu I memiliki panjang 7,52 meter, lebar 2,01 meter, dan kedalaman 0,90 meter. Untuk bagian atap penumpang berukuran sekitar 2 meter, kapal menggunakan bahan plastik Orchid berwarna biru, bukan terpal plastik polyester atau PVC,” kata Kabidhumas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea, Senin (14/9/2026).

Kemudian, Maruli menerangkan, KM Arupadhatu I serta KM Arupadhatu II memang memiliki terpal plastik yang digunakan selaku penutup dua mesin tempel. Terpal ini berukuran sekitar 2×2 meter, berwarna biru-oranye bolak-balik dan bertulisan ‘4M A12 royal crown tech by Korea + UV’.

“Terpal tersebut tidak dibawa KM Arupadhatu I saat berlayar pada Senin (7/9), melainkan disimpan di KM Arupadhatu II,” katanya.

Selanjutnya, Maruli mengungkapkan, polisi juga memeriksa satu buah galon. Dia belum bisa menjamin apakah galon itu memiliki hubungan dengan kapal yang ditumpangi dari lima jurnalis, dua ABK, serta satu guide.

“Untuk botol galon plastik bertuliskan AQUA, berdasarkan keterangan yang diperoleh, air minum yang biasa tersedia di kapal apabila menginap di laut menggunakan air mineral kapasitas 15 liter merek Le Minerale. Sementara terkait apakah pada pelayaran 7 September 2026, kapal membawa botol galon sebagai tempat penyimpanan air minum, belum dapat dipastikan,” jelasnya.

Demikian sebelumnya, di hari ke-6 pencarian, Tim SAR gabungan menemukan terpal, life jacket, serta satu galon.

“Dua terpal, tiga jaket warna oranye, dan satu galon,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, di Pos SAR gabungan di Carita, Pandeglang, Minggu (13/9/2026).

Pada akhirnya, Al Amrad menegaskan, KRI Teluk Gilimanuk pada pukul 08.55 WIB menemukan life jacket serta satu botol di perairan Pulau Sangiang. Terpal ditemukan dari RIB 02 Lampung pada sekitar Pulau Sebesi. KAL Anyer juga temukan life jacket di perairan Legok Belimbing, Lampung. Sedangkan KM Bima menemukan life jacket pada pukul 09.58 WIB pada sekitar Pulau Rakata.

Sumber: news.detik.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *