staradio5G – Teman Tangerang, Dinas Kesehatan yaitu Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan kepada kemungkinan terkena abu vulkanik. Masyarakat diminta menjalankan langkah perlindungan diri serta lingkungan dalam mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat terkena debu vulkanik. Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengingatkan, masyarakat mampu menerapkan tiga langkah siaga, dimulai dari melindungi diri dengan pakaian serta alat pelindung. Di saat berada di luar ruangan, warga disarankan mengenakan pakaian tertutup seperti baju lengan panjang, celana panjang, serta topi.
”Selain pakaian tertutup, penggunaan masker dan kacamata pelindung juga penting untuk mengurangi paparan abu ke saluran pernapasan dan mata. Warga juga disarankan menggunakan sarung tangan untuk menghindari kontak langsung abu vulkanik dengan kulit,” jelas dr. Dini, Selasa (8/9/26).
Demikian langkah kedua yakni menjaga lingkungan serta menjamin sumber air bersih konsisten aman. Masyarakat diminta menutup rapat tempat penyimpanan air supaya tak kena kotoran debu vulkanik. Warga juga diajak mengurangi kegiatan di luar ruangan serta konsisten berada di dalam rumah apabila tak memiliki keperluan mendesak.
”Langkah ketiga dilakukan setelah masyarakat bepergian atau terpapar abu vulkanik, yaitu segera membersihkan diri. Warga dianjurkan mandi dan membilas seluruh bagian kulit yang terkena abu. Jika mata terasa perih, segera bersihkan dengan air bersih dan hindari menggosok mata,” tutur dr. Dini.
Pada akhirnya, pakaian yang digunakan di saat berada di luar ruangan juga sebaiknya dicuci secara terpisah. Langkah ini dijalankan dengan mencegah sisa abu vulkanik menempel di pakaian lain serta kembali menyebar di lingkungan rumah. Selanjutnya, masyarakat bisa membersihkan rumah dengan cara yang tepat. Lantai dan perabotan sebaiknya dibersihkan menggunakan lap basah. Hindari menyapu abu dengan kondisi kering karena bisa membuat partikel debu kembali beterbangan beserta kemungkinan terhirup. Dinkes Kota Tangerang mengajak masyarakat konsisten tenang dan mengikuti informasi serta ajakan resmi oleh pemerintah. Dalam menerapkan perlindungan diri, melindungi sumber air bersih, membatasi kegiatan luar ruangan, serta membersihkan tubuh hingga lingkungan dengan benar, masyarakat bisa mengurangi risiko terkena abu vulkanik.
Sumber: tangerangkota.go.id




