Pakar sebut Amerika Serikat batalkan rencana serangan besar ke Iran bukan strategi politik tapi dipengaruhi tekanan diplomatik negara teluk dan perdamaian permanen masih kecil

StarRadio5G – Teman Tangerang Dosen Hubungan Internasional Tia Mariatul Kibtiah asal BINUS University serta pengamat Timur Tengah Faisal Aseggaf membahas tentang Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membatalkan rencana serangan besar ke Iran, Senin (03/-8/26).

Demikian keduanya menilai langkah ini bukan semata strategi politik, tapi dipengaruhi tekanan diplomatik (negosiatif) negara-negara Teluk yang khawatir konflik bakal meluas serta mengganggu stabilitas keamanan dan ekonomi kawasan.

Juga kedua narasumber menilai konflik Iran dan Amerika Serikat belum berakhir dalam waktu dekat. Menurut mereka, negosiasi tetap menjadi jalan terbaik, tapi peluang tercapainya perdamaian permanen masih kecil, sepanjang akar persoalan geopolitik pada Timur Tengah belum terselesaikan.

Secara keseluruhan, mereka mengingatkan bahwa perluasan konflik berkemungkinan berdampak di pasokan energi dunia, harga minyak serta stabilitas ekonomi global.

Sumber: kompas.tv

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *