500 ribu pekerja rentan ditanggung oleh Pemkab Tangerang lewat BPJS Ketenagakerjaan

Teman Tangerang – Sejumlah 500 ribu pekerja rentan pada Kabupaten Tangerang ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Mereka yaitu pekerja oleh kalangan nelayan, tukang ojek, sopir, petani dan pekerja bangunan. Jaminan yang diperoleh meliputi kecelakaan kerja sampai kematian. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 101 miliar, Selasa (05/05/26).

“Pekerja rentan tersebut meliputi nelayan, ada tukang ojek, ada juga sopir, petani, serta pekerja bangunan. Semua telah terlindungi jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Selasa (5/5/2026).

Kemudian, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menerangkan, sejumlah 500.000 pekerja rentan itu di-cover BPJS Ketenagakerjaan dalam anggaran APBD sebesar Rp 101 miliar. Dengan awal, mereka bakal dibiayai negara, nanti sesudah mampu memiliki penghasilan lebih bisa membayarkan sendiri jaminan kesehatan ketenagakerjaannya.

“Anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp 101 miliar. Alhamdulillah, kita juga mendapatkan apresiasi MURI terkait dengan kabupaten yang telah memberikan atensi besar terhadap perlindungan sosial, dalam hal ini adalah BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Maesyal.

‎Selanjutnya, lanjut Maesyal, sedikitnya 99 persen warga Kabupaten Tangerang sudah terjamin mendapatkan UHC atau jaminan kesehatan lewat program JKN-KIS BPJS Kesehatan.

“UHC-nya terkait dengan pelayanan BPJS Kesehatan juga sudah mencapai 99 sekian persen. Dan ini membuktikan bahwa di mana pemerintah daerah bisa hadir, khususnya dalam bidang kesehatan,” katanya.

Secara keseluruhan, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Agung Nugroho mengutarakan, Pemkab Tangerang sudah mengalokasikan anggaran di BPJS Ketenagakerjaan untuk para pekerja rentan itu sedari 2022 lalu, yang dimulai 50.000 pekerja serta seiring berjalannya waktu sekarang telah sebanyak 500.000 pekerja rentan yang termasuk BPJS Ketenagakerjaan.

“Tentu ini patut diapresiasi, karena Pemerintah Kabupaten Tangerang daerah terbanyak se Indonesia yang meng-cover pekerja rentan menggunakan APBD,” katanya.

Sumber: liputan6.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *