Termakan Hoax Vitamin K untuk bayi yang negatif? Simak penjelasan Dinkes Kota Tangerang

Teman Tangerang – Sedari kemarin, banyak beredar informasi yang timbulkan kekhawatiran orang tua terkait pemberian vitamin K ke bayi baru lahir. Dalam hal ini, meluruskan bahwa informasi tersebut, yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggareni berikan penjelasan resmi terhadap masyarakat, Senin (16/03/26).

“Hati-hati dengan informasi hoaks yang beredar. Pastikan informasi kesehatan anak yang Bapak dan Ibu pelajari berasal dari sumber terpercaya dan tenaga kesehatan yang kompeten,” tutur dr. Dini.

Demikian vitamin K berupa vitamin yang aman serta sudah digunakan secara rutin dan jadi standar pelayanan kesehatan ke bayi baru lahir di seluruh dunia.

”Pemberian vitamin K terbukti efektif mencegah kondisi perdarahan serius yang bisa mengancam nyawa bayi, yang dikenal sebagai perdarahan akibat kekurangan vitamin K (VKDB),” tegasnya.

Juga beberapa kekhawatiran yang terus muncul terikat vitamin K, yakni bayi jadi kuning, menderita eksim, ataupun terkena leukemia, yang ternyata itu semua tak miliki dasar ilmiah yang kuat.

  • Eczema (eksim): Penyakit kulit ini memiliki faktor risiko kompleks, termasuk genetik dan lingkungan, dan tidak terbukti terkait dengan pemberian vitamin K.
  • Kuning pada bayi: Kondisi ini sering muncul pada minggu pertama kelahiran akibat adaptasi normal organ hati bayi, bukan akibat vitamin K.
  • Leukemia: Berbagai penelitian besar menunjukkan tidak ada hubungan antara vitamin K dan leukemia pada anak.

Kemudian, vitamin K penting untuk bayi dikarenakan baru lahir miliki cadangan vitamin K yang sangat rendah, transfer dari plasenta terbatas serta kandungan vitamin K dengan ASI rendah.

Selain itu, tanpa pemberian vitamin K, bayi risiko alami perdarahan serius, termasuk pada otak, yang bisa diakibatkan kerusakan permanen bahkan kematian.

”Kami mengimbau orang tua untuk tidak mudah percaya informasi dari pihak yang tidak kompeten, sekalipun berasal dari orang terdekat. Selalu konsultasikan dengan tenaga kesehatan resmi terkait kesehatan anak,” imbaunya.

”Pemberian vitamin K pada bayi baru lahir aman, penting, dan menyelamatkan nyawa. Orang tua diharapkan mendapatkan informasi dari sumber terpercaya dan tetap waspada terhadap hoaks kesehatan yang beredar di masyarakat,” tutup dr. Dini.

Sumber: wartabanten.id

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.