KLH himbau masyarakat tak konsumsi ikan dari Sungai Cisadane yang masih tahap pemeriksaan

Teman Tangerang – Kementerian Lingkungan Hidup minta masyarakat dengan sementara waktu tak mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane, menyusul temuan endapan pestisida yang masih untuk tahap pemeriksaan, Senin (16/03/26).

“Kita memang belum men-declare bahwa telah selesai masalah endapan dari pestisida,” kata Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan (BPLH), Hanif Faisol Nurofiq, kepada media di Jakarta, Senin (16/3).

Kemudian, Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hanif Faisol Nurofiq menerangkan, bahwa belum bisa dipastikan apakah kandungan pestisida untuk endapan sungai masih berada di level berbahaya atau tidak, dikarenakan masih tahap pengecekan lanjutan.

“Ini dalam pengambilan masa kedua, direncanakan awal bulan. Satu bulan sekali kita akan cek sedimentasinya, apakah masih ada endapan-endapan dari pestisidanya yang masih tertahan di sana,” tuturnya, dikutip Antara.

Selanjutnya, Hanif Faisol Nurofiq menambahkan, masyarakat sebaiknya hindari konsumsi ikan pada wilayah tercemar, sehingga hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi aman.

“Kalau saran saya lebih baik cari ikan di tempat lain,” tandas sosok yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pengendalian Lingkungan (BPLH) itu.

Selain itu, KLH temukan pencemaran cairan pestisida yang mengalir oleh Sungai Jeletreng smapai Sungai Cisadane dalam luasan sekitar 22,5 kilometer, meliput wilayah Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang serta Kabupaten Tangerang.

Pada akhirnya, pencemaran tersebut terjadi sesudah kebakaran pada gudang milik PT Biotek Saranatama di awal Februari lalu, yang disebabkan cairan pestisida bocor ke badan air.

Sumber: merahputih.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.