Teman Tangerang apresiasi datang terlebih dahulu, kritik menyusul kemudian. Nada tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Deden Umardani, di saat soroti kinerja Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk penanganan bencana beberapa waktu lalu.
Selanjutnya, Deden Umardani diawali evaluasinya dalam memberikan ‘jempol’ kepada distribusi pelayanan administrasi kependudukan yang sekarang sudah menjangkau 29 kecamatan. Sehingga langkah tersebut memudahkan warga dikarenakan tak lagi harus antre panjang ke dinas terkait pada pusat pemerintahan.
“Kita apresiasi, pelayanan administrasi tidak lagi tersentral di dinas, sekarang cukup di kecamatan. Respons tanggap bencana juga cepat. Kita apresiasi respons cepat saat terjadi bencana. Tapi, mana antisipasi dan pencegahannya?” selorohnya.
Kemudian, pujian tersebut berhenti ketika Deden bahas manajemen kebencanaan. Dia nilai pola penanganan yang dilakukan masih bersifat reaktif, belum menyentuh aspek pencegahan secara serius.
Selain itu, Pemkab Tangerang masih terjebak dengan pola pikir ‘pemadam kebakaran’ baru bergerak ketika bencana sudah terjadi. dia menuntut keberanian Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan lakukan langkah konkret, contohnya normalisasi sungai secara masif dan penertiban bangunan industri yang langgar garis sempadan sungai. Tanpa guna itu, ia menilai banjir hendak terus jadi agenda rutin tahunan.
“Walaupun saya belum melihat kekuatan untuk antisipasi bencananya, pencegahan bencananya. Apakah sudah waktunya membuat banyak waduk, normalisasi sungai, terus pembersihan garis sempadan sungai dari bangunan-bangunan yang melanggar aturan? Kan masih banyak kali (sungai) kita yang garis sempadan sungainya juga banyak bangunan, termasuk industri,” ujarnya.
Demikian tidak hanya soal bencana, Umardani juga menyinggung persoalan mendasar lain yang dinilainya perlu segera dituntaskan. Dimulai oleh pengangguran, angka kemiskinan angka putus sekolah, sampai tata kelola sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Pada akhirnya, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PDI Perjuangan juga menegaskan, pentingnya keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha mikro dan kecil, petani, serta nelayan. Menurutnya, kelompok-kelompok inilah yang perlu dapat perhatian lebih untuk kebijakan pembangunan daerah.
Sumber: satelitnews.com




