Teman Tangerang tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat jadi kontroversi, hingga memakan anggaran sebesar Rp 2,3 miliar sekarang sudah mulai beroperasi serta dipergunakan berfungsi sebagai taman literasi digital kepada masyarakat.
Selanjutnya, berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, Selasa (20/01/26), bangunan yang sempat dijuluki benteng Takeshi tersebut terbagi menjadi dua petak bangunan. Satu bangunan dijadikan perpustakaan konvensional serta yang satu menjadi perpustakaan digital.
Kemudian, di dalam perpustakaan digital tersedia dua buah monitor untuk menjelaskan sejarah Kabupaten Tangerang dan bisa virtual tour yang berisikan wisata pada Kecamatan Tangerang.
Selain itu, ada juga Virtual Reality yang berisi wisata pada Kabupaten Tangerang serta bangku dan bean bag ketika masyarakat beristirahat setelah belajar.
Lebih lanjut, teruntuk perpustakaan konvensional terdapat sebanyak 1.800 eksemplar buku dalam kategori Agama, Novel serta lain-lain. Sehingga, juga tersedia bangku serta bean bag bagi masyarakat yang ingin membaca sambil duduk.
Sebagai tambahan, terdapat anak-anak sekolah yang telah mengunjungi dan mencoba VR serta juga melihat sejarah- sejarah pada monitor yang berada di perpustakaan digital tersebut.
Sama menariknya, Petugas Pelayanan Taman Literasi Digital Erry Handoyo menyatakan, di hari ini taman literasi digital sudah dikunjungi oleh tiga sekolah.
“Sudah ada 80 siswa dari tiga sekolah dengan jenjang TK yang sudah dijadwalkan untuk berkunjung kesini,” katanya.
Pada akhirnya, dia mengatakan, anak-anak tersebut yang berkunjung ke tugu titik nol terlihat antusias dikarenakan mencoba bermacam teknologi yang berada di perpustakaan digital.
“Anak-anak suka baca buku bergambar, mereka senang sekali sih,” tutupnya.



