Teman Tangerang Pemerintah Kota Tangerang optimalkan peran pemberdayaan masyarakat melewati 76 Kelompok Perempuan Petani serta 39 kelompok pemberdayaan perikanan dalam dukung program ketahanan pangan.
Selanjutnya, Kepala Dinas Keamanan Pangan (DKP) Muhdorun Kota Tangerang menyatakan, peran KWT sudah hasilkan 100.920 polybag bibit cabai, tomat serta terong.
Demikian adapun kelompok pemberdayaan perikanan, mereka hasilkan 352.717 ekor ikan nila serta ikan lele 11.147 polybag tanaman obat keluarga dalam 45 ekor kambing serta domba.
“Pencapaian ini bukan hanya di sektor ketahanan pangan, tetapi juga memberikan penghasilan bagi warga dan akses terhadap pangan berkualitas,” ujarnya.
Juga Dewan Kota Tangerang catat 11 Poktan yang terdiri oleh tujuh Poktan pertanian serta tujuh Poktan hortikultura yang kelola 98 hektar lahan sawah.
“Selama tahun 2025, produksi beras mencapai 846 ton, cabai rawit besar sebanyak 4,7 ton, dan bawang merah sebanyak 4,9 ton,” katanya.
Kemudian, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dewan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang di 2025 hendak meningkat, dari 5,04% di 2024 jadi 5,20%. Hal tersebut menunjukkan program ketahanan pangan miliki dampak langsung di masyarakat.
Pada akhirnya, tingkat kemiskinan juga turun, sedari 5,43% jadi 5,19% di 2025. Pelbagai program bantuan yang diberikan miliki dampak langsung.
“Program ketahanan pangan dengan jangkauan maksimal dan hasilnya dijual di pasar murah,” katanya.
Sumber: banten.antaranews.com




