Meningkatnya IPM Dikarenakan Dampak Program Gampang Sekolah di Kota Tangerang

Teman Tangerang program beasiswa untuk anak sekolah jenjang SD, SMP serta Kuliah dan fasilitas sekolah swasta gratis berdampak di peningkatan Indeks Pembangunan Manusia sedari 81,53 poin di 2024 sampai 82,41 poin di 2025, Minggu (22/02/26).

”Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa perluasan akses dan peningkatan kualitas pendidikan berjalan efektif dan berdampak langsung terhadap pembangunan sumber daya manusia,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Tangerang Ruta Ireng Wicaksono dalam keterangannya di Tangerang Minggu.

Selanjutnya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Tangerang Ruta Ireng Wicaksono mengatakan, peningkatan IPM juga berikan dorongan kepada tingkatnya Harapan Lama Sekolah sedari 13,90 poin di tahun 2024 jadi 13,96 poin di 2025.

Kemudian, Ruta Ireng Wicaksono menyatakan, Program Gampang Sekolah tidak sekadar slogan, melainkan langkah konkret Pemkot Tangerang untuk hadirkan pendidikan inklusif, terjangkau serta berkualitas.

“Peningkatan HLS dan IPM menjadi bukti bahwa investasi pada pendidikan adalah fondasi utama menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengungkapkan, beberapa program yang dijalankan untuk sektor pendidikan yaitu bantuan biaya pendidikan jenjang perguruan tinggi terhadap 576 mahasiswa kurang mampu, yang masing-masing sebanyak Rp6 juta per mahasiswa.

Demikian fasilitas sekolah swasta gratis mampu dimanfaatkan pada 65 SD/MI swasta serta 74 SMP/MTs swasta. Pendidikan inklusi juga terus diperluas dalam tersedianya 53 SD serta 17 SMP inklusi.

“Melalui Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa) Inklusi, sebanyak 1.298 peserta didik penyandang disabilitas di jenjang SD dan SMP berhasil difasilitasi,” katanya.

Secara keseluruhan, Program Beasiswa Tangerang Cerdas turut menjadi penopang utama. Yakni bantuan sebanyak Rp80 ribu per bulan diberikan terhadap 10.446 peserta didik jenjang SD, SDLB/SKh, serta MI negeri ataupun swasta.

“Dukungan juga diberikan kepada 18 atlet berprestasi melalui beasiswa khusus. Program angkutan umum gratis bagi pelajar, insentif bagi pendidik dan tenaga kependidikan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan,” kata Ruta.

Sumber: banten.antaranews.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *