Teman Tangerang Kota Tangerang wakili Provinsi Banten selaku salah satu calon percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi di Tahun 2026 yang diinisiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (10/03/26).
Selanjutnya, Direktur Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK Kunto Ariawan menerangkan, Kota Tangerang berupa satu dari enam kota di Indonesia yang dicalonkan selaku percontohan Kabupaten/Kota Antikorupsi Tahun 2026.
Demikian Kota Tangerang sudah penuhi bermacam indikator penilaian, berikut skor Monitoring Center for Prevention yang capai 91.
“Selain itu, juga dievaluasi dari indikator lain seperti Survei Penilaian Integritas (SPI), SAKIP Kemenpan RB, kepatuhan pelayanan publik dari Ombudsman, kematangan SPIP dari BPKP, indeks SPBE, serta opini BPK,” jelas Kunto.
Kemudian, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan, kepercayaan yang diberikan terhadap Kota Tangerang berupa suatu kehormatan sekaligus motivasi untuk Pemerintah Kota Tangerang dengan tetap perkuat komitmennya untuk ciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan serta akuntabel.
“Program Percontohan Kota Antikorupsi ini merupakan langkah nyata agar nilai-nilai integritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar menjadi budaya dalam administrasi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Sachrudin.
Juga Sachrudin melanjutkan, membangun pemerintahan yang bersih dibutuhi komit bersama serta sinergi antarpemerintah, aparat penegak hukum dan semua elemen masyarakat.
“Momen ini merupakan pengingat bahwa membangun pemerintahan yang bersih membutuhkan sinergi dan komitmen bersama antara pemerintah, lembaga penegak hukum, dan semua elemen masyarakat,” jelasnya.
Secara keseluruhan, Sekretaris Distrik Kota Tangerang, Herman Suwarman, untuk presentasinya mengungkapkan, komit anti-korupsi di Kota Tangerang memperkuat melewati enam komponen utama, yakni tata kelola, kualitas pengawasan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan budaya kerja anti-korupsi, partisipasi masyarakat serta penguatan nilai-nilai kearifan lokal.
Sumber: megapolitan.antaranews.com




