Jelang Imlek 2026 Yuk Simak Pembuatan Lampion Raksasa Di Tangerang

Teman Tangerang jelang perayaan Imlek 2026, suasana bengkel Tengu Decoration pada Jalan Swadaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, tampak lebih sibuk dibanding biasanya. Bengkel dekorasi tersebut pesanan lampion raksasa yang akan hiasi bermacam sudut kota Jabodetabek.

Dimulai dengan dentang besi, suara mesin gerinda serta percikan las berpadu dalam dominasi warna merah menyala. Sedari pagi, para pekerja tampak berjibaku kerjakan rangka besi, memasang instalasi lampu, mengecat sampai membentang kain bergambar. Semua proses tersebut dilakukan secara mendetail guna hadirkan lentera raksasa yang berkesan di saat nyalakan.

Juga lampion yang dibuat Tengu Decoration rancangan tersebut dengan kebutuhan ruang terbuka ataupun dalam ruangan. Terdapat motifnya yang beragam, dimulai desain dua dimensi sampai tiga dimensi untuk sentuhan kekuatan seni. Sehingga jelang Imlek nanti, ornamen yang berbentuk kuda dominasi produksi, selaras pada shio yang dirayakan di 2026.

“Kalau momen Imlek itu menyesuaikan shio. Tahun ini shio kuda, jadi banyak membuat ornamen kuda,” ujar perajin Tengu Decoration, Sutrisno, Minggu (1/2/2026).

Kemudian, lampion itu dipesan melewati berbagai pihak swasta dengan dekorasi kantor, pusat perbelanjaan sampai ruang publik. Berbagai lokasi pemasangan di antaranya kawasan SCBD, kawasan Lippo serta Bundaran HI.

Tapi pembuatan satu lampion memakan waktu yang bervariasi, dimulai dua pekan sampai satu bulan, tergantung tingkat keselitan desain. Sesudah konsep visual disepakati oleh klien, pengerjaan dilanjutkan pada pembuatan rangka besi, pemasangan lampu serta pembalutan kain bergambar supaya tampak hidup di saat terangi cahaya.

“Tingkat kesulitannya berbeda-beda, tergantung desain yang diminta konsumen,” jelas Sutrisno.

Selanjutnya, pemilik bengkel, yaitu Benny Laksono berdiri sejak 2010 serta sudah dipercaya menggarap bermacam dekorasi teruntuk perayaan besar, baik kepada pemerintah ataupun pihak swasta. Pada salah satu proyek terjauhnya yakni dekorasi Natal di kawasan Freeport, Papua.

Meskipun sepanjang 16 tahun perjalanan, usaha tersebut terus berkambang seiring tingkatnya permintaan. Di masa padat pesanan, Benny kerap rekrut tenaga kerja tambahan guna mengejar waktu.

“Tantangannya itu permintaan klien berbeda-beda. Untuk dekorasi tiga dimensi, waktunya cukup terbatas, jadi harus membagi tugas,” ungkap Benny.

Pada akhirnya, dalam satu paket dekorasi, Benny sebut harga bertaksir Rp50 juta sampai Rp200 juta, tergantung jumlah pesanan serta tingkat keruwetan. Biaya itu sudah termasuk produksi, perawatan hingga pembongkaran dekorasi.

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.