Teman Tangerang Fakultas Musik Universitas Pelita Harapan berkolaborasi dengan Kairos Multi Jaya gelar program Harmoni Vol. II pada Kampus UPH Karawaci 9–16 Maret 2026. Kegiatan untuk rangka memperingati Hari Musik Nasional, dengan hadirkan pameran sampai bermacam workshop edukatif yang berikan wawasan mendalam tentang perkembangan teknologi audio serta proses produksi musik modern, Sabtu (07/03/26).
“Harmoni Vol. II tidak hanya menjadi perayaan Hari Musik Nasional, tetapi juga ruang kolaborasi antara akademik dan industri. Kehadiran Kairos Multi Jaya memberi kesempatan mahasiswa memahami teknologi audio dan proses produksi musik langsung dari para profesional,” ujar Dosen Fakultas Musik UPH sekaligus panitia acara Revie dalam keterangan tertulis, dikutip dari Media Indonesia, Sabtu, 7 Maret 2026.
Selanjutnya, Revie menegaskan, bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah krusial dalam pertemukan dunia pendidikan dalam realitas industri musik sekarang. Senada dalam hal itu, pihak industri melihat pentingnya transfer pengetahuan teknologi terbaru yakni sistem audio berbasis jaringan serta integrasi kecerdasan buatan (AI) terhadap para calon praktisi musik.
“Industri musik terus berkembang dengan hadirnya teknologi digital, AI, dan sistem audio berbasis jaringan. Melalui kerja sama dengan institusi pendidikan seperti UPH, kami berharap dapat membuka wawasan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya generasi baru kreator musik dan audio engineer di Indonesia,” kata Board of Director Kairos Multi Jaya, Martin.
Demikian untuk rangkaian workshop tersebut, para peserta diajak mengeksplorasi bermacam aspek teknis, dimulai oleh produksi musik dengan media sosial sampai teknologi Audio Network Integration berbasis Dante yang jadi standar produksi audio profesional. Selain itu, sesi terkhusus tentang pemilihan mikrofon serta eksplorasi musik jazz melewati lecture performance turut memperkaya khazanah edukasi untuk mahasiswa.
Pada akhirnya, Kairos Multi Jaya sebagai mitra juga berikan kesempatan untuk para peserta dalam mencoba langsung perangkat audio profesional yang biasa digunakan untuk studio rekaman ataupun sistem live sound. Melewati kolaborasi tersebut, berharap sinergi antara teori akademik serta praktik lapangan bisa melahirkan talenta yang siap bersaing secara global pada ekosistem industri kreatif.
Sumber: metrotvnews.com




