DPRD Kota Tangerang dukung LSDP oleh Kemendagri guna langkah strategis atasi sampah

Teman Tangerang – DPRD Kota Tangerang, mendukung Local Service Delivery Improvement Project yang diinisiasi dari Kementerian Dalam Negeri selaku langkah strategis untuk mengatasi persoalan timbulan sampah di Kota Tangerang, Minggu (12/04/26).

“Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam dalam keterangannya di Tangerang, Minggu.

Kemudian, Rusdi Alam menerangkan, masalah sampah di Kota Tangerang telah ada di tahap yang diperlukan penanganan serius serta terintegrasi. Terlebih Tempat Pembuangan Akhir Rawa Kucing sekarang menerima beban sampai sekitar 1.600 ton sampah per hari.

“Kami di DPRD Kota Tangerang mendukung penuh program LSDP dari Kementerian Dalam Negeri sebagai upaya konkret dalam mengatasi persoalan sampah yang kian kompleks, khususnya di TPA Rawa Kucing yang setiap harinya menerima hingga 1.600 ton sampah. Jadi, program ini nantinya difokuskan untuk mengatasi timbulan sampah harian,” ujarnya.

Selanjutnya, Rusdi menyatakan, dukungan itu perkuat dalam kesiapan lahan yang sudah disiapkan dari Pemerintah Kota Tangerang, yaitu pada lokasi eks Pabrik Chicki yang telah dibebaskan sedari tahun lalu. Lahan tersebut berharap bisa jadi bagian oleh implementasi solusi pengelolaan sampah yang lebih modern.

“Pemkot Tangerang telah menyiapkan lahan di eks Pabrik Chicki yang sudah dibebaskan tahun lalu sebagai bagian dari dukungan terhadap program ini. Kami melihat ini sebagai langkah maju yang perlu dikawal bersama agar implementasinya berjalan optimal,” lanjutnya.

Selain itu, Rusdi menambahkan, Kemendagri rekomendasi penggunaan teknologi Refuse Derived Fuel selaku salah satu metode pengolahan sampah. Tetapi DPRD Kota Tangerang juga dukung adanya kajian serta penerapan alternatif lain yang bisa perkuat sistem pengurangan sampah dari hulu sampai hilir.

“Kami tidak hanya berfokus pada satu metode, tetapi juga mendorong berbagai opsi lain dalam pengelolaan sampah, mulai dari pengurangan di sumber, penguatan daur ulang, hingga pemanfaatan teknologi yang tepat guna. Pendekatannya harus komprehensif dari hulu ke hilir,” ucapnya.

Pada akhirnya, DPRD Kota Tangerang mengharapkan persoalan sampah bisa ditangani secara lebih sistematis serta berkelanjutan.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Tangerang yang lebih bersih dan sehat,” kata Rusdi Alam.

Sumber: megapolitan.antaranews.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.