Teman Tangerang anggota DPR RI Komisi VII, Hendry Munief, memajukan Kawasan Industri BSD City, terutama Taman Tekno BSD, menjadikan percontohan nasional dalam mengembangkan kawasan industri yang komprehensif, ramah lingkungan dan sanggup memberdayakan tenaga kerja lokal serta UMKM.
Selanjutnya Hendry menyampaikan, saat kunjungan ke Taman Tekno BSD City, Kamis 15 Januari 2026. Menilai sebagai Kawasan Industri yang tersinergi, baik karena memadukan kawasan perumahan, wisata, ruang terbuka hijau dan danau, akibatnya ekosistem industri modern serta berkelanjutan.
“Industri yang kita lihat hari ini di Taman Tekno BSD City merupakan kawasan industri yang sangat luar biasa dan komprehensif. Ini menjadi contoh yang sangat baik, dan saya berharap Kementerian Perindustrian dapat menjadikannya referensi dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang Kawasan Industri,” ujar Hendry.
Kemudian ia menyatakan, rencana selanjutnya Kawasan industri seperti BSD City tidak hanya berkembang di pulau jawa, tetapi dapat diterapkan bermacam-macam daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera. Dia mengumpamakan seperti Kawasan Industri Tenayan Kota Pekanbaru, Tanjung Buton di Kabupaten Siak dan berbagai kawasan industri di Provinsi Riau yang menunjuk perkembangan signifikan.
Selain itu Hendry menegaskan, pentingnya aspek lingkungan hidup untuk membangun kawasan industri. Karena ia mensoroti kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan tersebut penting, tidak untuk formalitas perizinan saja, tetapi amat sangat diterapkan secara serius.
“Sejak terjadinya sejumlah bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, kita melihat bahwa AMDAL menjadi hal yang sangat penting. Bukan hanya sekadar selembar kertas izin, tetapi harus benar-benar diterapkan dengan baik. Di sinilah fungsi pengawasan kami sebagai anggota DPR,” tegasnya.
Selain itu dia menambahkan, permasalahan drainase menjadi kunci utama untuk menciptakan kawasan industry serta hunian yang nyaman. Menurutnya seindah apa pun sebuah kawasan, kalau rawan banjir kenyamanan akan terganggu. Maka dari itu system drainase terus dirawat dengan dipantau secara rutin lagi pula antisipasi terhadap respoon cepat, saat curah hujan tinggi.
Namun Munief, apresiasi penanganan banjir pada kawasan BSD City dinilainya cukup cepat serta terkoordinasi. Sehingga berharap setiap daerah miliki tim gerak cepat yang mampu respons dalam kondisi darurat berdasarkan info BMKG, yang antisipasi luapan sungai beserta saluran drainase.
Seperti yang telah disebutkan Hendry, bahwa tenaga kerja lokal serta UMKM merupakan kunci tumbuhnya ekonomi nasional. Yang dinilai serapan tenaga kerja lokal pada kawasan industri harus dijadikan prioritas utama.
“Tenaga kerja lokal harus mendapatkan perhatian pertama. Namun yang tidak kalah penting adalah pendidikan vokasi. Kolaborasi antara industri dan pendidikan vokasi harus benar-benar selaras dengan kebutuhan dunia industri,” jelasnya.
Sebagai hasilnya beliau mencotohkan berhasilnya kawasan industry MM2100 di Cikarang, Bekasi, puluhan perusahaan industry berkolaborasi dengan memastikan jurusan pendidikan vokasi sesuai kebutuhan mereka. Pola itu dinilai efektif untuk menciptakan tenaga kerja bersamaan dorong UMKM lokal pada rantai ekonomi industry.
Pada akhirnya konsep tersinergi ramah lingkungan dapat berpihak ke tenaga kerja lokal serta UMKM. Hendry mengharapkan kawasan industry BSD City dapat jadi standar baru untuk dikembangkan pada kawasan industri di seluruh Indonesia.





