Teman Tangerang Dinas Kesehatan Kota Tangerang, memperingati orang tua yang anaknya belum lakukan imunisasi campak serta rubella supaya segera datang ke puskesmas upaya cegah penyebaran penyakit yang sangat menular itu, Kamis (12/03/26).
Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menerangkan, bahwa percepatan imunisasi tersebut jadi prioritas, terutama dengan anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun bagi melindungi oleh risiko penyakit menular.
Demikian Dinkes pastikan ketersediaan vaksin campak serta rubella dengan kondisi aman dan siap digunakan pada seluruh fasilitas kesehatan.
“Dipastikan di 39 puskesmas tersedia vaksin MR dan seluruhnya dapat dijangkau masyarakat secara gratis. Kami memastikan distribusi vaksin MR merata di puskesmas, posyandu, dan rumah sakit, sehingga tidak ada kendala stok saat program imunisasi berlangsung,” kata dia.
Juga tim kesehatan aktif lakukan jemput bola, termasuk berkunjung ke sekolah serta fasilitas pendidikan anak usia dini, dengan pastikan semua anak terima vaksin sesuai jadwal.
“Cakupan imunisasi yang tinggi akan membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko penyebaran campak dan rubella di Kota Tangerang dapat ditekan,” katanya.
Kemudian, berdasar hasil studi serta uji klinis, vaksin MR terbukti efektif yaitu meningkatkan antibodi yang signifikan sesudah pemberian vaksin, dalam tingkat seropositif yang capai lebih dari 90 persen di anak yang sudah divaksinasi.
Pada akhirnya, terkait kekhawatiran masyarakat tentang efek samping, dr. Dini menegaskan, reaksi yang muncul sesudah imunisasi umumnya bersifat ringan serta sementara.
“Efek samping vaksin MR pada umumnya ringan, seperti demam ringan, kemerahan atau nyeri di tempat suntikan, serta ruam ringan. Reaksi ini biasanya hilang dalam waktu sekitar 24 jam,” katanya.
Sumber: banten.antaranews.com



