staradio5G – Teman Tangerang, menyambut dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mahasiswa yang tergabung untuk Komite Selamatkan Daulat Rakyat yaitu (Sadar) mengadakan aksi demonstrasi pada kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Mereka membawa lima tuntutan, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan yakni (karhutla), pembenahan kebijakan ekonomi, sampai penurunan biaya pendidikan, Selasa (20/10/26).
Demikian berdasarkan pengawasan Kontan di lokasi, massa bergerak dari Tugu Proklamasi mengarah Tugu Tani. Setibanya di lokasi, demonstran membentangkan spanduk serta mengangkat pamflet berisi aspirasi. Sampai pukul 17.00 WIB, massa masih menyuarakan tuntutan mereka. Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia yakni (BEM UI) 2026, Fathimah Azzahra, mengungkapkan aksi itu melibatkan mahasiswa dari sebagian perguruan tinggi bersama bermacam elemen masyarakat. Aksi tersebut merupakan jadwal kedua yang diadakan aliansi mahasiswa.
“Hari ini BEM UI bersama dengan BEM universitas lainnya, dan bersama dengan komponen-komponen masyarakat juga, ingin mengadakan aksi di Tugu Tani. Hari ini sebenarnya agenda yang kedua, dan sebenarnya di hari ini kita membawa lima tuntutan sebetulnya,” ujar Fathimah di lokasi.
Juga salah satu tuntutan penting mahasiswa adalah mendesak pemerintah menetapkan karhutla selaku bencana nasional. Mereka juga meminta penegakan hukum terhadap perusahaan besar yang terlibat dan pemulihan lingkungan yang terdampak kebakaran. Selain masalah lingkungan, mahasiswa membahas tata kelola kebijakan ekonomi yang dinilai perlu dibenahi dengan mengatasi ketidaksamaan sosial. Mereka juga menuntut penghentian penyempitan ruang sipil serta militerisasi, pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme yaitu (KKN), serta penurunan biaya pendidikan.
Adapun lima tuntutan Komite Sadar untuk aksi itu terdiri atas penetapan karhutla selaku bencana nasional, penegakan hukum terhadap perusahaan besar serta pemulihan lingkungan hidup. Sampai, pembenahan tata kelola kebijakan ekonomi dengan memberantas ketidaksamaan sosial, penghentian penyempitan ruang sipil dan militerisasi, pemberantasan KKN, beserta penurunan biaya pendidikan sampai perwujudan sistem pendidikan yang mengabdi kepada rakyat. Pengamanan begitu ketat, sebagian personel kepolisian terlihat berjaga di sekitar lokasi dengan mengamankan jalannya demonstrasi dan mengatur lalu lintas yang terdampak aksi itu.
Secara keseluruhan, Komite Sadar terdiri dari mahasiswa BEM UI, Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung yakni (KM ITB), mahasiswa Universitas Padjadjaran, BEM Universitas Diponegoro, BEM Universitas Negeri Semarang, Serikat Mahasiswa Universitas Gadjah Mada yaitu (Sema UGM), BEM Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, BEM Universitas Airlangga, serta Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya.
Sumber: nasional.kontan.co.id




