Pemkab Tangerang berusaha tingkatkan PAD lewat sektor kebersihan walaupun hambatan karena BBM naik dan timbul ketidak puasan masyarakat

staradio5G – Teman Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang, berusaha meningkatkan capaian pendapatan asli daerah yaitu (PAD) dari sektor kebersihan dalam meningkatkan kepengurusan serta layanan sampah pada daerah itu, Minggu (11/10/26).

“Jadi kita akan mengejar ketertinggalan penerimaan retribusi hingga akhir tahun 2026 melalui pembenahan operasional serta penyesuaian strategi di lapangan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat di Tangerang, Sabtu.

Kemudian, Ujat Sudrajat menyatakan, terwujudnya penerimaan pungutan resmi pelayanan persampahan di Kabupaten Tangerang sekarang tercatat baru Rp9,8 miliar dari target yang ditetapkan sebesar Rp15 miliar.

“Hingga tiga bulan menjelang penutupan tahun anggaran, pendapatan daerah dari sektor kebersihan tersebut masih menyisakan selisih sekitar Rp5,2 miliar,” katanya.

Selanjutnya, Ujat mengungkapkan, wujud hasil itu dihitung berdasarkan Surat Ketetapan Retribusi Daerah yakni (SKRD) yang sudah diterbitkan.

“Yang sudah saya tanda tangani, laporan dari bagian keuangan ada Rp9,8 miliar. Masih jauh untuk mencapai target Rp15 miliar,” ujarnya.

Selain itu, Ujat menyampaikan, masuknya pungutan resmi itu belum maksimal karena disebabkan dari sebagian hambatan pelaksanaan di lapangan. Salah satu faktor pentingnya yaitu lonjakan harga bahan bakar minyak yakni (BBM) non-subsidi jenis diesel yang merupakan bahan bakar utama armada pengangkut sampah. Kenaikan biaya pelaksanaan tersebut sempat mengganggu kelancaran layanan pengangkutan sampah sampai menyebabkan bentuk ketidak puasan dari masyarakat pada sebagian kawasan perumahan.

“Ada kenaikan harga BBM yang cukup signifikan. Kemarin sempat ramai protes dari warga perumahan karena keterlambatan pengangkutan. Hal itu terjadi karena saat itu belum ada penyesuaian harga,” tuturnya.

Pada akhirnya, kendala lain yang menghambat maksimalnya pelayanan serta penerimaan pungutan resmi meliputi bencana banjir dan kerusakan di sebagian rombongan kendaraan pengangkut sampah. Pada sisa tahun sekarang pemerintah daerah bakal terus mengusahakan pelayanan serta memaksimalkan untuk aturan pengurusan sampah di tengah masyarakat supaya dipinjam target PAD bisa tercapai.

Sumber: banten.antaranews.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *