Polres Metro Tangerang Kota adakan program Bapak Asuh guna cegah pelajar berdemonstrasi dalam aksi rusuh

staradio5G – Teman Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota memperkuat program Polisi Sahabat Pelajar lewat tugas anggota Bhabinkamtibmas selaku ‘Bapak Asuh’ untuk para pelajar pada wilayah hukumnya. Program itu bertujuan mencegah pelajar terjerumus dalam demonstrasi atau aksi massa yang anarkistis atau (aksi rusuh). Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Herbin Sianipar menegaskan pentingnya kehadiran polisi pada lingkungan sekolah, khususnya dengan mendampingi serta membangun komunikasi langsung dengan para pelajar, Kamis (08/10/26).

Demikian Program Bapak Asuh melibatkan 108 personel Bhabinkamtibmas yang ditugaskan dengan mendampingi pelajar pada wilayah masing-masing. Sejumlah 64 personel ditugaskan di Zona Merah serta 44 personel lainnya di Zona Hijau. Program itu dibagi untuk dua kategori wilayah, yakni Zona Merah dan Zona Hijau. Para Bapak Asuh diminta tak sekadar hadir secara urusan berkas, tapi benar-benar mengenal kondisi beserta kegiatan para pelajar yang menjadi anak asuh.

“Pastikan rekan-rekan selalu hadir di kelas dan melakukan pengecekan langsung terhadap absensi siswa. Jangan hanya melihat data, tetapi cek betul keberadaan dan kondisi adik-adik pelajar,” ujar Herbin, Kamis (8/10/2026).

Kemudian, Herbin menyatakan para Bapak Asuh pada Zona Merah membuat grup WhatsApp yaitu (WAG) khusus. Grup itu diinginkan dapat menjadi fasilitas komunikasi serta pengawasan antarpolisi dalam lingkungan sekolah ataupun pelajar. Menurutnya, pengawasan dilakukan bukan dengan membatasi hak pelajar untuk menyampaikan pendapat. Pelajar tetap memiliki hak menyampaikan pendapat pada muka umum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Adik-adik pelajar juga mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Tugas kita sebagai polisi adalah mengawal dan melayani mereka dalam menyampaikan pendapat, tentunya dengan memperhatikan batas usia dan ketentuan yang berlaku,” kata Herbin.

Pada akhirnya, Herbin mengingatkan jajarannya dengan melakukan langkah pencegahan apabila bakal ada demonstrasi. Dia menginginkan tak ada pelajar dari wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota yang terlibat untuk aksi yang bisa membahayakan keselamatan mereka. Sampai sekarang, berdasarkan pengawasan kepolisian, belum ditemukan adanya pelajar dari wilayah itu yang mengikuti aksi massa di Jakarta.

Sumber: news.detik.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *