staradio5G – Teman Tangerang, 2 Oktober adalah bentuk masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Kesempatan itu bisa menjadi kesempatan dengan mengenal lebih jauh batik selaku warisan budaya sekaligus melihat bagaimana batik terus berkembang pada bermacam daerah, termasuk Kota Tangerang. Batik Kota Tangerang tak hanya hadir dengan bentuk kain serta motif, tapi juga menyimpan cerita mengenai keberagaman budaya, sejarah, ikon kota, dan kreativitas masyarakat, Senin (05/10/26).
Berikut sebagian hal menarik dengan mengenal lebih dekat batik khas Kota Tangerang:
- Angkat Keberagaman Budaya
Karakter batik Kota Tangerang tidak terlepas dari keberagaman masyarakatnya. Sejumlah motif mengangkat perpaduan unsur budaya Sunda, Betawi, Jawa dan Cina. Kekayaan tersebut kemudian dituangkan dalam motif yang menggambarkan kehidupan, tradisi dan identitas Kota Tangerang.
- Ikon Kota Tangerang
Sejumlah ikon kota menjadi sumber inspirasi dalam pengembangan motif batik. Di antaranya Sungai Cisadane, Perahu Naga, Jembatan Berendeng, Pintu Air Sepuluh, Masjid Raya Al-A’zhom hingga Jam Gede Jasa.
- Kampung Batik Kembang Mayang
Pelestarian batik juga tumbuh dari masyarakat melalui Kampung Batik Kembang Mayang di Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan. Kawasan ini menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk mengenal, memproduksi dan mengembangkan batik khas Kota Tangerang, sekaligus menjadi tempat edukasi bagi masyarakat dan generasi muda.
- Motif Batik Sundara Loka
Salah satu pengembangan terbaru ialah Batik Sundara Loka yang diluncurkan pada 2024. Motif tersebut menggabungkan sejumlah elemen khas Kota Tangerang, seperti Sungai Cisadane, Perahu Naga, Jembatan Berendeng, Pintu Air Sepuluh, Masjid Kalipasir, Kelenteng Boen Tek Bio, Masjid Raya Al-A’zhom dan Museum Benteng Heritage.
- Pelestarian Melalui Kegiatan Kreatif
Upaya mengenalkan batik kepada masyarakat dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan membatik, kelas belajar batik, lomba motif, hingga kegiatan fesyen dan pameran produk batik.
- Momentum Lestarikan Batik Lokal
Hari Batik Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk mengenakan batik, tetapi juga mengenal dan menghargai karya para perajin.
Secara keseluruhan, Kota Tangerang, keberadaan motif khas, Kampung Batik Kembang Mayang, pelaku usaha, dan bermacam aktivitas edukasi merupakan bagian dari usaha menjaga supaya batik konsisten berkembang serta dikenal dari generasi berikutnya. Lewat berbagai usaha itu, batik Kota Tangerang bisa terus berkembang untuk tetap membawa cerita mengenai budaya, sejarah beserta identitas daerah. Hari Batik Nasional merupakan kesempatan dalam semakin mengenal, menggunakan, dan ikut menjaga keberadaan batik selaku bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Sumber: tangerangkota.go.id




