staradio5G – Teman Tangerang, Ketua DPR Puan Maharani menyatakan alasan Presiden Prabowo Subianto mengirimkan Surat Presiden yaitu (Surpres) pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari kursi Kapolri. Puan sebut, Sigit memang telah waktunya untuk berhenti, Kamis (01/10/26).
“Dengan terhormat, karena memang sudah waktunya,” ujar Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (01/10/2026).
Selanjutnya, Puan memastikan hanya ada satu nama yang diajukan Prabowo untuk menjadi Kapolri baru, yakni Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto. Pada saat ditanya apakah Sigit bakal bergabung ke kabinet Presiden Prabowo atau tidak, Puan menegaskan itu adalah hak penuh Presiden.
“Dari nama yang diusulkan memang biasanya hanya satu calon karena terkait dengan Republik Indonesia, Kepala Kepolisian Republik Indonesia. Kemudian apakah akan bergabung atau tidak, itu nanti bisa ditanyakan kepada Presiden karena itu hak prerogatif Presiden,” imbuhnya.
Pada akhirnya, Listyo Sigit sudah menjadi Kapolri sedari tahun 2021 lalu. Sigit menggantikan Jenderal Idham Azis saat itu.
Sumber: nasional.kompas.com




