Bencana banjir yang menerjang Bangkok dan sebagian provinsi Thailand dapat kerugian sampai Rp6,3triliun

staradio5G – Teman Tangerang, bencana banjir yang baru ini menerjang Bangkok serta sebagian provinsi di Thailand kemungkinan menimbulkan kerugian ekonomi sebesar 6 sampai 12 miliar baht atau (sekitar Rp3,2 triliun sampai Rp6,3 triliun), tergantung seberapa cepat surutnya air banjir itu. Menurut Presiden Universitas Kamar Dagang Thailand yaitu (UTCC), Thanavath Phonvichai menerangkan, data dari Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana menunjukkan 27 provinsi sudah terkena, dalam sebagian besar wilayah yang tergenang terdiri dari permukiman penduduk serta beberapa lokasi bisnis daerah. Menurut Phonvichai, perkiraan kerugian ekonomi di Bangkok serta provinsi pada sekitarnya mencapai 4 miliar sampai 9 miliar baht (sekitar Rp2,13 triliun hingga Rp4,79 triliun), jika berfungsinya drainase bisa diperkirakan selesai hari Kamis (01/10).

Kemudian, Phonvichai juga mencatat sebagian besar pusat-pusat bisnis penting, hotel, serta kawasan wisata di Bangkok bisa terhindar dari pengaruh yang besar. Tapi, penurunan daya beli masyarakat, gangguan perjalanan, dan penggunaan sistem kerja jarak jauh ikut membantu terhadap kerugian ekonomi daerah. Bencana banjir pada sebagian provinsi lain mayoritas terganggu terhadap lahan pertanian, tapi tak mengganggu perjalanan kawasan industri.

“Jika keadaan di sebagian besar daerah dapat diatasi dengan cepat dan kondisi berlangsung normal pada 1 Oktober 2026, maka kerugian besar dapat diatasi,” ujar Phonvichai.

Pada akhirnya, Menurut ia, aktivitas perekonomian bisa pulih secara cepat jika banjir sudah surut.

Sumber: antaranews.com

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.